Virus Corona Jabodatabek

Selama di GOR Benhil, 55 PMKS Akan Mendapatkan Fasilitas Makan hingga Pemeriksaan Kesehatan

Sebanyak 55 PMKS ini diberikan tempat yang cukup layak dibandingkan berada di pinggir jalan. Misalnya saja tempat tidur lipat untuk istirahat.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Sebagian dari 55 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring jangkauan Satpol PP Jakarta Pusat menempati tempat tidur yang lebih layak daripada di trotoar dan emper toko yang tutup, di GOR Benhil Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2020) malam. 

"Makanya, malam ini mereka kita lakukan penjangkauan dan kita dapatkan 55 orang tadi itu. Nanti mereka akan ada tindakan lanjutan terkait pemeriksaan kesehatan..."

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Sebanyak 55 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) hasil jangkauan petugas Satpol PP di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2020) malam, difasilitasi untuk tinggal sementara di Gelanggang Olahraga (GOR) Bendungan Hilir.

Selama berada di GOR Benhil tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan memfasilitasi mereka dari kebutuhan pangan untuk sahur dan berbuka hingga pemeriksaan kesehatan untuk memastikan tidak terinfeksi virus covid-19.

Pantauan Wartakotalive.com, sebanyak 55 PMKS ini diberikan tempat yang cukup layak dibandingkan berada di pinggir jalan. Mereka pun diberikan tempat tidur lipat untuk dapat beristirahat.

Sebagian dari 55 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring jangkauan Satpol PP Jakarta Pusat menempati tempat tidur yang lebih layak daripada di trotoar dan emper toko yang tutup, di GOR Benhil Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2020) malam.
Sebagian dari 55 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring jangkauan Satpol PP Jakarta Pusat menempati tempat tidur yang lebih layak daripada di trotoar dan emper toko yang tutup, di GOR Benhil Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2020) malam. (Wartakotalive.com/Joko Supriyanto)

Selain itu, fasilitas kamar mandi dan sabun juga telah disediakan, setelah para PMKS ini dijangkau dan ditempatkan sementara di GOR Benhil.

Nantinya mereka juga akan mendapatkan fasilitas kesehatan.

"Makanya, malam ini mereka kita lakukan penjangkauan dan kita dapatkan 55 orang tadi itu. Nanti mereka akan ada tindakan lanjutan terkait pemeriksaan kesehatan," kata Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Sabtu (25/3/2020) dini hari.

Selain itu dikatakan Arifin, jika pihaknya juga akan memberikan fasilitas makan sahur dan buka puasa yang dibantu oleh Dinas Sosial dengan mendirikan dapur umum yang berada di GOR Benhil.

"Untuk makan nanti dari Dinas Sosial akan menyiapkan kebutuhan makan. Jadi kita siapkan tempatnya, perhatikan juga physical distancingnya, kita juga siapkan maskernya," katanya.

Para petugas tengah menyiapkan tempat tidur di GOR Benhil Jakarta Pusat bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring jangkauan Satpol PP Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2020) malam.
Para petugas tengah menyiapkan tempat tidur di GOR Benhil Jakarta Pusat bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring jangkauan Satpol PP Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2020) malam. (Wartakotalive.com/Joko Supriyanto)

Menurut Arifin, langkah yang dilakukan ini tak terlepas dari rasa kemanusian ditengah pandemi covid-19.

Sebab keberadaan mereka di jalan-jalan tentunya sangat rentan akan tertular covid-19. Untuk itu GOR ini dapat dijadikan tempat tinggal sementara.

Melihat dari keterangan para PMKS yang dilakukan penjangkauan ini, banyak di antara mereka memanfaatkan moment ramadan, di mana banyak masyarakat yang memberikan bantuan berupa makanan kepada mereka di pinggir jalan.

"Jadi mereka di pinggir jalan berharap mendapatkan imbalan atau bantuan dari masyarakat yang tengah melintas," ujarnya.

Sejumlah petugas Satpol PP melakukan penjangkauan terhadap para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang kedapatan berada di emperan toko hingga trotoar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2020) malam.
Sejumlah petugas Satpol PP melakukan penjangkauan terhadap para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang kedapatan berada di emperan toko hingga trotoar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2020) malam. (Wartakotalive.com/Joko Supriyanto)

Pendataan

Untuk memastikan aktivitas mereka di jalan, pihaknya juga akan melakukan pendataan.

Hal ini meminimalisir adanya koordinir yang memang sengaja mendatangkan mereka ke Jakarta, sebab banyak dari mereka tak dapat menunjukan indentitasnya.

Namun jika mereka memiliki keluar di Jakarta, tentunya mereka pun akan diserahkan kembali ke Keluarganya setelah dilakukan assesment.

"Tadi juga saya tanyakan KTP juga tidak punya. Mereka bukan warga Jakarta. Ditanya tinggalnya pun mereka bilang dimana-mana. Pekerjanya pun juga mulung dan sebagainya," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved