Kartu Prakerja
Resmi, OVO Jadi Mitra Uang Elektronik Program Kartu Prakerja untuk Salurkan Dana Insentif
Program Kartu Pra Kerja secara resmi diluncurkan pemerintah beberapa waktu lalu dan pendaftaran dimulai Sabtu (11/4/2020) lalu.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
Adapun syarat untuk menjadi peserta Kartu Prakerja adalah Warga Negara Indonesia yang berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal, merupakan pekerja, pencari kerja maupun pegiat usaha mikro dan kecil.
Calon peserta perlu menginput data dan mengikuti seleksi online.
Pendaftaran peserta Kartu Prakerja bisa dilakukan secara online di laman http://prakerja.go.id/.
Karaniya mengapresiasi langkah progresif pemerintah yang telah melibatkan industri keuangan elektronik sebagai pilar penting dalam program Kartu Prakerja.
Memanfaatkan kapasitas dan jangkauan teknologi digital menjadi kunci penting bagi terciptanya kesetaraan akses bagi seluruh calon peserta di pelosok Indonesia, termasuk mereka yang belum memiliki rekening bank.

Nota kesepahaman
Sebelumnya, OVO telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Direktur Eksekutif
Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari pada 20 Maret 2020 lalu.
Hadir pada acara itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Kepala Staf Presiden,
Moeldoko. Nota kesepahaman ditandatangani bersamaan dengan peluncuran situs resmi Kartu Prakerja.
Pengelola dana insentif
Sementara itu, BNI menjadi bank yang ditunjuk sebagai Official Digital Banking Partner pada penyaluran insentif–insentif Kartu Prakerja, baik Insentif Pelatihan, Insentif Survey, maupun menyediakan sistem cash management yang terintegasi dengan Project Management Office (PMO) Kartu Pra Kerja dalam mengelola dana insentif tersebut agar tersalurkan secara akurat, efektif, dan efisien.
Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati, mengatakan hal ini dilakukan untuk turut membantu dan menyukseskan Program Kartu Prakerja.
• Wabah Covid-19 di Jakarta, 300.000 Pekerja Terkena PHK dan Dirumahkan, Bisa Daftar Kartu Prakerja
• Wagub Terpilih Riza Patria Janji Bakal Selesaikan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan, Ini Caranya
“BNI berperan sebagai pengelola aliran Dana Kartu Prakerja atau penyedia jasa Cash Management, mengelola pembayaran Insentif dan uang survey peserta Kartu Prakerja, juga mengelola pembayaran Insentif Pelatihan,” ujar Adi Sulistyowati, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/4/2020).
Adi menambahkan, pihaknya juga menjadi bank yang akan memastikan kebutuhan seluruh pemangku kepentingan dalam penyaluran Kartu Prakerja ini terpenuhi.
Adapun peran BNI itu antara lain menjadi bank yang membukakan rekening bagi peserta Kartu Prakerja, yaitu calon pencari kerja dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
“Pihak BNI juga memiliki peran untuk membukakan rekening bagi Lembaga atau Balai Pelatihan, yaitu Balai Latihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN), dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)," paparnya.
"Serta, membukakan rekening Marketplace dan perusahaan Digital Payment yang menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyalurkan insentif Kartu Prakerja,” imbuh Adi.
Pengembangan kompetensi
Perlu diketahui, program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, dan atau pekerja atau buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi.