Breaking News:

PSBB Jakarta

Jauh Sebelum Virus Corona Masuk Indonesia, Anies: Saya Sudah Panggil Tim Intelijen dan Imigrasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku sudah memanggil tim intelijen dan Imigrasi untuk memantau keluar masuk orang Tiongkok di Jakarta.

Warta Kota/Desy Selviany
Wawancara eksklusif lewat video conference kepada Wartakotalive.com, Selasa (14/4/2020) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Selasa (14/4/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku sudah memanggil tim intelijen dan Imigrasi untuk memantau keluar masuk orang Tiongkok di Jakarta.

Mereka yang tergabung dalam Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) itu diminta awasi pergerakan Covid-19.

Pemantauan itu, kata Anies, sudah dimulai jauh sebelum kasus positif satu dan dua yang terjadi di Depok, Jawa Barat tersiar ke publik.

Sejak awal Januari, ketika Wuhan mulai mendeteksi adanya virus baru, DKI Jakarta disebut sudah mulai bersiap mengantisipasi masuknya virus corona ke Jakarta.

"Jadi sejak Januari kami monitor terus Covid-19. Saya panggil Tim Pora yang di dalamnnya ada Imigrasi dan intelijen. Di situ saya tanya di mana saja orang Tiongkok di Jakarta, karena saya perlu datanya untuk diawasi," ungkap Anies dalam wawancara eksklusif lewat video conference kepada Wartakotalive.com, Selasa (14/4/2020).

 BREAKING NEWS: Yusuf Mansur Dukung Anies Baswedan Pada Pilpres 2024 dan Ajak Warga Baca Shalawat

 BREAKING NEWS:Wali Kota Bima Arya Tinggalkan RSUD Kota Bogor, Bagikan Foto-foto Bikin Netizen Nangis

 Kisah Kedekatan Glenn Fredly dan Mutia Ayu Hingga Memutuskan Jadi Pasangan Sehidup Semati

Menurut Anies, antisipasi dini itu bukan tanpa sebab. Hal itu lantaran Jakarta merupakan satu dari gerbang dunia. Di mana Jakarta bukan hanya terhubung dengan Indonesia, tapi juga terhubung dengan negara-negara lainnya di dunia.

Maka dari itu ia meyakini bahwa Ibu Kota ini akan menjadi pintu masuk virus corona atau Covid-19 ke Indonesia.

Bahkan sejak awal Januari, DKI Jakarta sudah memiliki data pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pengawasan (ODP).

Dinas Kesehatan DKI saat itu sudah diwajibkan mengirimkan data-data ODP dan PDP yang didapat dari laporan Tim Pora.

VIDEO: Gubernur Anies Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Bandel di Tengah PSBB

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga sudah membuat briefing dengan seluruh rumah sakit di Jakarta untuk melaporkan pasien yang memiliki gejala Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved