Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona

Bobobox dan Li Ka Shing Foundation Bantu 100 Sleeping Pod untuk RS Rujukan Covid-19, Ini Daftarnya

Sleeping Pod atau kamar tidur sementara ini akan berfungsi sebagai tempat istirahat para petugas medis di sela-sela jadwal padat merawat pasien corona

Editor: Fred Mahatma TIS
Bobobox
Desain interior Sleeping pod yang akan disumbangkan Bobobox dan Li Ka Shing Foundation untuk sejumlah rumah sakit rujukan covid-19 tidak menggunakan B-pad, lampu LED warna-warni, serta meja mini seperti versi aslinya. 

“Kami berharap sleeping pod yang kami sumbangkan bisa menjadi solusi tempat istirahat yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi para pekerja medis sehingga mereka dapat merawat pasien COVID-19 tanpa mengorbankan kesehatan mereka sendiri..." 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG - Bobobox, perusahaan startup akomodasi asal Bandung mendonasikan 100 (seratus) sleeping pod kepada rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Kamar tidur sementara ini akan berfungsi sebagai tempat istirahat para pekerja medis di sela-sela jadwal panjang dan padat mereka dalam menghadapi pandemi ini.

Merebaknya wabah COVID-19 di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, telah memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali bagi para dokter dan perawat sebagai garis depan perlawanan menghadapi wabah ini.

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia: 3.512 Orang Positif, 282 Sembuh, 306 Meninggal

UPDATE Pangeran Faisal dan Ratusan Bangsawan Kerajaan Saudi Positif Covid-19, Raja Salman Diungsikan

Kasus-kasus baru yang muncul setiap hari memberikan tekanan besar bagi sistem pelayanan kesehatan Indonesia dan bahkan telah merenggut nyawa banyak tenaga medis yang bertugas.

Per tanggal 1 April 2020, dilansir dari Tempo.co, sudah ada 84 tenaga medis di Indonesia yang dilaporkan terinfeksi Covid-19.

Tak hanya itu, ada beberapa kasus di mana para pekerja medis yang terlibat langsung dalam penanganan COVID-19 tidak diizinkan untuk kembali ke tempat tinggal mereka karena khawatir akan resiko penularan virus pada orang sekitar.

Awas, Mobil Pribadi dan Motor yang Melanggar PSBB Jakarta Didenda Rp 100 Juta, Simak Aturan Ini

PSBB Jakarta Mulai Berlaku Hari Ini, Begini Operasional Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma

PSBB Jakarta, Daop I Batasi Keberangkatan Kereta Jarak Jauh Hanya Ada 7 Jurusan

Akhirnya, banyak tenaga medis harus menerima kenyataan bahwa mereka hanya bisa beristirahat di rumah sakit dengan fasilitas seadanya.

Hal ini membuat mereka tidak bisa mendapatkan istirahat yang berkualitas sehingga beresiko menurunkan sistem kekebalan tubuh mereka dan meningkatkan resiko terinfeksi berbagai penyakit, termasuk COVID-19.

Oleh karena itu, sebagai bentuk rasa terima kasih serta dukungan kepada para petugas medis, Bobobox dan Li Ka Shing Foundation bekerja sama dengan IDI Jawa Barat mendonasikan 100 sleeping pod ke berbagai rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Serah terima sleeping pod sumbangan Bobobox dan Li Ka Shing Foundation untuk RS Hasan Sadikin Bandung sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid-19, Jumat (10/4/2020).
Serah terima sleeping pod sumbangan Bobobox dan Li Ka Shing Foundation untuk RS Hasan Sadikin Bandung sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid-19, Jumat (10/4/2020). (Bobobox)

“Kehadiran dan kesehatan para tenaga kesehatan sangat penting, terutama di waktu krisis seperti ini,” ujar Indra Gunawan CEO dan founder dari PT Bobobox Mitra Indonesia.

“Kami berharap sleeping pod yang kami sumbangkan bisa menjadi solusi tempat istirahat yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi para pekerja medis sehingga mereka dapat merawat pasien COVID-19 tanpa mengorbankan kesehatan mereka sendiri. Saya harap ini bisa membantu mempercepat pemulihan bangsa kita,” tuturnya.

Antonius Bong, presiden dan co-founder PT Bobobox Mitra Indonesia menambahkan, “Para dokter dan perawat telah membuat pengorbanan yang luar biasa untuk merawat kita semua."

Mereka, lanjut Bong, adalah pahlawan dalam pandemi ini dan mereka tidak bisa pulang ke tempat tinggal mereka dengan nyaman.

Apalagi di saat-saat sulit seperti ini, mereka cenderung memiliki jam kerja yang lebih panjang untuk mengatasi beban kerja yang tinggi sampai meninggalkan perawatan diri, termasuk tidur yang cukup.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved