Virus Corona

Anies Terapkan PSBB Jakarta Mulai 10 April, Ini Bocoran 13 Butir Hal yang Dibatasi dan Dibolehkan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menerapkan PSBB Jakarta Mulai 10 April. Ada 13 butir hal penting; 8 hal aka dibatasi dan 5 hal boleh asal..

Dok PPID DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat memberikan pernyataan waktu penerapan PSBB, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2020). 

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan efektif  berlaku Jumat (10/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah bertemu  dengan para pejabat Forkompinda, seperti Kapolda, Pangdam dan Kajati. Bocorannya, misalnya, terkait social dan physical distancing, dilarang berkumpul lebih dari lima orang. Patroli keliling akan ditingkatkan, dan   pelanggar PSBB kena sanksi tegas.

WARTAKOTALIVE.COM,  JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait penyakit akibat penularan virus Corona 2019 atau Covid-19. Kebijakan PSBB Jakarta akan efektif berlaku mulai Jumat (10/4/2020).

Peraturan Gubernur DKI Jakarta terkait PSBB dijadwalkan terbit hari ini, Rabu (8/4/2020). Walau keputusannya belum resmi terbit, Anies Baswedan telah membocorkan hal-hal penting yang dilarang atau dibatasi, maupun yang diperbolehkan. 

Redaksi WartaKotaLive.Com merangkum, terdapat setidaknya 13 butir isi penting PSBB di Jakarta. Sebanyak delapan butir berisi larangan atau pembatasan, sedangkan lima butir izin atau diperbolehkan dengan syarat tertentu.

"Ada satu catatan penting yang perlu diketahui semua. Bahwa pada saat PSBB ini dilaksanakan, maka tidak diizinkan ada kerumunan di atas 5 orang di seluruh jakarta. Kegiatan kegiatan di luar ruangan maksimal 5 orang. Di atas 5 orang tidak diizinkan," ujar Anies dalam pernyataan tertulis setelah rapat  di Pendopo, Balai Kota, Jakarta.

 

PSBB Jakarta, Kegiatan Perkantoran Ditutup, Kecuali 8 Sektor Ini

Ia melanjutkan, "Kami akan mengambil tindakan tegas. Jajaran Pemprov, kepolisian, dan TNI akan melakukan kegiatan penertiban dan juga memastikan bahwa seluruh ketentuan PSBB diikuti oleh seluruh masyarakat. Jadi kegiatan patroli akan ditingkatkan." 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mendapat persetujuan Pemerintah Pusat melalui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mencegah penularan virus Corona 2019. 

Setelah rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) DKI Jakarta terkait penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pendopo Balaikota, Jakarta, Anies  Baswedan membocorkan materi pokok yang akan diatur PSBB Jakarta.

“Peraturannya akan dikeluarkan segera. Sekarang masih dalam proses finalisasi, mudah-mudahan besok (Rabu, 8/4/2020, Red), peraturannya akan keluar secara resmi,” ujar Anies 
 

Penerapan PSBB Jakarta, Warga Berkumpul Lebih dari 5 Orang Akan Ditindak Tegas Polisi dan TNI

Anies mengatakan, ia beserta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Pemprov DKI Jakarta atau Forkompinda menyelesaikan pembahasan terkait dengan Pembatansam Sosial Berskala Besar, setelah menerima Surat Kepetusan Menteri Kesehatan RI.

Halaman
1234
Editor: Domu D. Ambarita
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved