Breaking News:

Virus Corona

Penumpang Turun 80 Persen, Jumlah Perjalanan KA yang Dibatalkan Jadi 44 KA, Ini Daftar Lengkapnya

Sebanyak 44 KA Jarak Jauh dari Jakarta yang Dibatalkan Per 1 April 2020, Penyebabbya penumpang turun 80 persen

Editor: Wito Karyono
Dok PT KAI Daop 1 Jakarta
Antisipasi wabah virus corona, PT KAI Daop 1 Jakarta menerapkan sosial distancing, Kamis (19/3/2020). Saat ini, telah disediakan pembatas jarak penumpang kereta api, yang telah disediakan PT KAI Daop 1 Jakarta. Update, jumlah penumpang turun 80 persen, 44 perjalanan KA jarak jauh mulai hari ini dibatalkan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penumpang kereta api (KA) jarak jauh selama wabah virus corona ternyata turun hingga 80 persen.

Karena itu setelah sebelumnya 28 perjalanan KA Jarak Jauh dibatalkan, PT KAI Daop 1 Jakarta menambah kembali jadwal perjalanan KA yang dibatalkan menjadi 44 KA untuk periode yang sama per 1 April 2020 hingga 1 Mei 2020.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan pembatalan jadwal perjalanan ini dikarenakan menurunnya volume penumpang yang mencapai 80 persen sejak wabah virus corona masuk Indonesia.

"Penurunan volume penumpang sudah sejalan dengan imbauan pemerintah agar masyarakat tetap di rumah dan menunda mudik, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona Covid-19," kata Eva seperti dikutip dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (31/3/2020).

Ini Jadwal Lengkap Pembatalan 21 Jadwal Perjalanan Kereta Api Lokal oleh KAI Mulai 1 April

KAI Sebut Sudah Ada 100.000 Tiket Keberangkatan Kereta Api Dibatalkan Calon Penumpang

Terdapat total 44 KA yang akan dibatalkan jadwal perjalanannya mulai besok, Rabu (1/4/2020) untuk keberangkatan Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Jakarta Kota.

Jika di waktu normal, terdapat 67 jadwal perjalanan KA Jarak Jauh di area Daop 1 Jakarta di antaranya 37 KA dari Stasiun Gambir, 27 KA Stasiun Pasar Senen, dan 3 KA dari Stasiun Jakarta Kota.

Kendati terdapat pengurangan jadwal, PT KAI Daop 1 memastikan bahwa jarak antar penumpang pada rangkaian KA yang masih beroperasi tetap akan diterapkan melalui pengaturan petugas.

Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menteri BUMN Erick Thohir memantau langsung proses penyemprotan disenfektan di Stasiun Gambir Jakarta, Kamis (12/3/2020). Banyak perjalanan KA dibatalkan mulai hari ini, terutama yang berangkat dari stasiun gambir.
Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menteri BUMN Erick Thohir memantau langsung proses penyemprotan disenfektan di Stasiun Gambir Jakarta, Kamis (12/3/2020). Banyak perjalanan KA dibatalkan mulai hari ini, terutama yang berangkat dari stasiun gambir. (Istimewa)

"Pengaturan dapat dilakukan karena volume penumpang yang ada pada satu rangkaian saat ini tidak banyak, bahkan mayoritas ada yang berangkat hanya dengan 20 sampai dengan 30 penumpang. Dapat dipastikan dalam satu rangkaian yang diberangkatkan okupansi penumpang tidak akan melebihi 50 persen," ujarnya.

Gaji Gubernur Jabar Dipotong Demi Covid-19, Wali Kota Depok Malah Memotong Gaji Kepala OPD

Eva juga menggambarkan volume penumpang dalam satu hari untuk Stasiun Gambir di waktu normal dapat mencapai hingga 15.000 penumpang.

Namun saat ini, total jumlah penumpang per hari berkisar sekitar 1.000 orang keberangkatan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved