Tips
Ini Cara Ampuh Agar tidak Tertipu Beli Masker Via Online
Modus dari penipuan belanja via online saat ini dimanfaatkan dengan berpura-pura menjual barang yang sedang banyak dicari orang.
Pada tiap transaksi tersebut, sambungnya, harga masing-masing paket masker berbeda.
"Ada yang ratusan ribu sampai belasan juta," ujar A.
Sang pelaku penipuan pun berusaha mengirimkan paket masker pesanan A.
Namun, hingga keesokan harinya, 19 Maret 2020, pesanan A tak kunjung dikirim.
Alhasil, A curiga dan langsung mengajak pelaku bertemu.
• Pemerintah Akan Putuskan Mudik DIlarang Atau Tidak Sore Ini, yang Sudah Mudik Karantina 14 Hari
"Tapi dia (pelaku) menolak saya ajak bertemu biar memastikan benar apa tidak," ujarnya.
"Dia malah bilang, tidak bisa bertemu. Ini paketnya saya kirim melalui jasa pengiriman barang. Dia bilang begitu sambil marah-marah," sambungnya.
Padahal, kata A, masker yang dipesan ini untuk disumbangkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebab, Ibu Kota Jakarta sedang dilanda wabah virus corona (Covid-19).
Tak tinggal diam, pada 21 Maret 2020, A melaporkan kasus ini kepada pihak Polres Metro Jakarta Pusat.
Kini, kasus penipuan tersebut sedang ditangani jajaran Polres Metro Jakarta Pusat.
• Virus Corona Bikin Pilkada Serentak 2020 Diundur, Mungkin Setahun Hingga Menjadi Pilkada 2021
Nomor laporan A pun tercatat dengan nomor: 487/K/III/2020/RESTRO JAKARTA PUSAT.
"Akhirnya saya laporan ke Polres Metro Jakarta Pusat, agar tak ada korban lagi," kata A.
Ditipu belasan juta rupiah
Menurut A, saat membeli masker, ia tak sendiri, melainkan patungan dengan teman-temanya yang tergabung dalam kelompok pengajian, di kawasan Jakarta Pusat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/penipuan-jual-beli-masker-s.jpg)