Rabu, 3 Juni 2026

Status Pesawat Prabowo ke Roma Dibatalakan di Flightradar24, Ternyata Ini Penyebabnya

Pembatalan yang tercatat di sistem biasanya berkaitan dengan perubahan flight plan atau penyesuaian jadwal operasional yang dilakukan secara dinamis

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Abdiel IR via Kompas.com
PESAWAT KEPRESIDENAN -- Status “Cancelled” yang muncul pada penerbangan pesawat Garuda Indonesia dengan callsign GA1 di aplikasi pelacakan penerbangan Flightradar24 pada Rabu (28/5/2026) malam memunculkan beragam spekulasi di publik terkait agenda kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Roma, Italia. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta -- Status “Cancelled” yang muncul pada penerbangan pesawat Garuda Indonesia dengan callsign GA1 di aplikasi pelacakan penerbangan Flightradar24 pada Rabu (28/5/2026) malam memunculkan beragam spekulasi di publik terkait agenda kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Roma, Italia.

Namun, berdasarkan penelusuran terhadap data penerbangan dan pola operasional penerbangan kenegaraan, status pembatalan tersebut tidak serta-merta menandakan agenda perjalanan Presiden batal dilaksanakan.

Pantauan tim VELLJET melalui Flightradar24 menunjukkan bahwa penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor panggil GA1 yang semula dijadwalkan melayani rute Paris Orly (ORY), Prancis, menuju Roma Fiumicino (FCO), Italia, tercatat berstatus “Cancelled”.

Dalam dunia penerbangan, terutama untuk penerbangan VVIP kepala negara, perubahan status seperti ini merupakan hal yang cukup lazim terjadi.

Pembatalan yang tercatat di sistem biasanya berkaitan dengan perubahan flight plan atau penyesuaian jadwal operasional yang dilakukan secara dinamis mengikuti agenda kenegaraan.

Seorang sumber di industri penerbangan menjelaskan, penerbangan delegasi resmi negara memiliki tingkat fleksibilitas tinggi karena sangat bergantung pada perkembangan agenda diplomatik dan situasi di lapangan.

“Jika ada perubahan waktu kegiatan atau pergeseran agenda di negara yang sedang dikunjungi, maka flight plan awal yang sudah diajukan ke otoritas penerbangan dapat dibatalkan untuk kemudian diajukan ulang dengan waktu baru,” ujarnya.

Hal serupa juga kerap terjadi dalam penerbangan kepala negara lain, di mana sistem pelacakan publik akan menampilkan status “cancelled” ketika otoritas operator mengganti jadwal atau rute penerbangan sebelumnya.

Indikasi bahwa agenda perjalanan tidak dibatalkan sepenuhnya terlihat dari data penerbangan berikutnya.

Berdasarkan informasi yang terpantau, penerbangan GA1 tetap tercatat untuk jadwal Kamis (29/5/2026) dengan rute langsung dari Roma Fiumicino menuju Jakarta Halim Perdanakusuma.

Data tersebut memperlihatkan bahwa pesawat kepresidenan kemungkinan tetap melanjutkan rangkaian perjalanan sesuai agenda yang telah diperbarui, hanya saja terjadi penyesuaian pada penerbangan sebelumnya dari Paris menuju Roma.

Sebelumnya, Presiden Prabowo berada di Paris dalam rangka agenda kenegaraan dan diplomasi internasional.

Roma disebut menjadi salah satu titik persinggahan dalam rangkaian lawatan tersebut sebelum kembali ke Indonesia.

Munculnya data penerbangan pejabat tinggi negara di aplikasi pelacakan publik seperti Flightradar24 memang sering menarik perhatian masyarakat.

Namun, para pengamat penerbangan mengingatkan bahwa data di aplikasi tersebut hanya menampilkan informasi teknis operasional yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved