Virus Corona Jabodetabek

Bukan Tak Mau Ikuti Anjuran Pemerintah, Ambar Terpaksa Pulang Kampung karena Tidak Ada Penghasilan

Ambar menyatakan keputusannya untuk pulang kampung bukan bermaksud untuk tak mengikuti anjuran pemerintah.

Penulis: Rangga Baskoro |
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Masih banyak warga pulang kampung dari Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Senin (30/3/2020). 

Untuk kedua kalinya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat menunda pulang kampung saat wabah Virus Corona (Covid-19).

Meski beberapa dari masyarakat tidak terinfeksi Virus Corona, mereka dapat menjadi penular (carrier) yang baik kepada kerabat yang ada di kampung.

“Satu hal yang kami bahas tadi adalah kami meminta kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk tidak meninggalkan Jakarta ke luar daerah, khususnya ke kampung halaman."

 PANITIA Pemilihan Usulkan Pemaparan Visi Misi Cawagub DKI Pakai Video Teleconference

"Pesan ini sesungguhnya sudah disampaikan berkali-kali.”

“Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa bapak ibu saudara sekalian sehat."

"Dan bila membutuhkan pelayanan kesehatan, kami bisa memberikan bantuan,” papar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

 HASIL Rapid Test di Masjid Jami Kebon Jeruk, Tiga Jemaah Dipastikan Suspect Covid-19

Anies Baswedan mengatakan, meski fasilitas kesehatan di Jakarta memiliki batasan tertentu dibanding jumlah kasus yang dihadapi, setidaknya lebih tersedia dibanding di kampung halaman.

“Saya berharap kepada semuanya ambil sikap bertanggung jawab dengan tetap tinggal di Jakarta, dan jangan pulang kampung."

"Apalagi bila yang bersangkutan berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP),” ujarnya.

 Pemprov DKI Dapat Bilik Sterilisasi dari Baznas, Ditempatkan di Empat Lokasi Ini

Pada Kamis (19/3/2020) lalu, Anies Baswedan meminta kepada sekitar 10,6 juta warganya untuk tidak meninggalkan DKI Jakarta atau pulang kampung akibat wabah Virus Corona (Covid-19).

Hal itu disampaikan Anies Baswedan saat rapat tertutup dengan 267 Lurah, 44 Camat, enam Wali Kota Administrasi, dan satu Bupati Administrasi di Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Rapat itu dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjan Nanan Sujana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono.

 Konglomerat dan Bankir Indonesia Diajak Sumbangkan Penghasilan untuk Perangi COVID-19

Saat itu, Anies Baswedan meminta kepada anak buahnya agar mengingatkan masyarakat untuk tetap berada di rumah.

Warga juga diminta membatasi interaksi (social distancing measure) untuk mencegah penularan Virus Corona.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut wabah Virus Corona sangat serius.

 BANYAK Warga Terlanjur Mudik di Tengah Pandemi Virus Corona, Maruf Amin: Pemda Punya Tugas Baru

Sehingga, penanganannya berbeda dari bencana yang terlihat seperti banjir, kebakaran, ataupun longsor.

“Jadi pada fase ini, kami memang pada anjuran untuk bekerja di rumah, berkegiatan di rumah. Itu saja,” terangnya. (*)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved