Wagub DKI Jakarta
PANITIA Pemilihan Usulkan Pemaparan Visi Misi Cawagub DKI Pakai Video Teleconference
PANITIA Pemilihan Wagub DKI mengkaji beberapa hal teknis yang mungkin diterapkan dalam proses tahapan akhir voting di DPRD DKI.
PANITIA Pemilihan Wagub DKI mengkaji beberapa hal teknis yang mungkin diterapkan dalam proses tahapan akhir voting di DPRD DKI.
Salah satu yang dikaji adalah penggunaan video teleconference alias percakapan jarak jauh pada sesi penyampaian visi misi dua cawagub.
Hal ini jadi salah satu opsi bentuk social distancing yang bisa diterapkan.
• 88 Warga Jakarta Barat Terinfeksi COVID-19, 5 Meninggal Dunia
Pemaparan visi misi bagi kedua cawagub DKI adalah bagian dari pemilihan, dan dilakukan sebelum pemungutan suara.
"Visi misi kita usulkan menggunakan teknologi teleconference."
"Jadi tidak ada kehadiran fisik, namun tetap diselenggarakan," kata Ketua Panlih Wagub DKI Farazandi Fidinansyah saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2020).
• Mall of Indonesia dan PIK Avenue Tutup Sampai 8 April 2020, Sejumlah Tenant Tetap Buka
Penggunaan teleconference dianggap bisa memangkas durasi pelaksanaan rapat paripurna.
Mengingat, protokol dari Dinas Kesehatan DKI penyelenggaraan rapat tak boleh lebih dari dua jam.
Oleh karena itu, beberapa hal perlu disederhanakan demi menghemat waktu.
• PENYAPU Jalan di Kota Bekasi Bakal Pakai Baju Hazmat Seperti Petugas Medis dan Diberi Vitamin
"Kami hanya punya waktu segitu, jadi kami mengusulkan cara itu untuk memaksimalkan rekomendasi tersebut."
"Makanya beberapa rangkaian kami sederhanakan lagi," ucapnya.
Penggunaan video teleconference juga dilakukan untuk mengurangi aktivitas tatap muka dalam ruang rapat paripurna.
• HARI Ini Pemkot Bekasi Door to Door Gelar Rapid Test COVID-19 untuk ODP dan PDP
Sehingga, nantinya mekanisme dalam tahapan akhir itu tinggal sesi pembukaan, pencoblosan, penghitungan, dan penetapan wagub terpilih.
"Durasinya kan hanya dua jam, kita terapkan pembukaan, pencoblosan, penghitungan, sampai penetapan Wagub," beber Farazandi.
Sebelumnya, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta menolak usulan Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa periode 2017-2022 menggelar pemilihan pada Jumat (27/3/2020) siang.
• BREAKING NEWS: Tim Gegana Amankan Benda Diduga Bom di Jalan Tanjung Duren Raya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kolase-ahmad-riza-patria-dan-nurmansyah-lubis.jpg)