Virus Corona Jabodetabek

Pasien Baru Positif Virus Corona di Depok Bertambah 8 Orang, Sementara 4 Orang Sembuh

Pasien baru yang positif terserang virus corona di Depok bertambah delapan orang, sementara empat orang lainnya sembuh.

istimewa
Viral warga Depok meninggal di Pasar Musi, Depok dikira karena virus corona 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK-Pasien baru yang positif terserang virus corona di Depok bertambah delapan orang, sementara empat orang lainnya sembuh.

Hingga Sabtu (28/3/2020) sore, Kota Depok mengalami peningkatan terkait warganya yang positif Covid-19.

Tercatat ada delapan kasus baru ditemukan di Kota Belimbing ini.

Sementara untuk pasien sembuh empat orang dan yang meninggal akibat positif Covid-19 sebanyak tiga orang.

Puluhan Warga Kabupaten Bekasi ODP Virus Corona atau Covid-19, Masuk Klaster Musda Hipmi Karawang

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami peningkatan 79 orang sehingga total menjadi 272 orang.

Rinciannya 16 orang selesai diawasi, sedangkan 256 orang lagi masih dalam pengawasan.

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga mengalami kenaikan cukup tinggi yakni 149 orang sehingga total menjadi 869 orang.

Hadapi Virus Corona, Ini Imbauan Erick Thohir Untuk Seluruh Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia

Rinciannya, 186 orang selesai dipantau, sementara 682 orang masih dalam pemantauan.

Kategori ODP ini terbilang melonjak 2 kali lipat dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Pada Kamis (26/3/2020) jumlah ODP 649 orang.

Demikian halnya dengan PDP yang pada Kamis (26/3/2020) tercatat ada 175 orang.

Sedangkan PDP yang meninggal dunia juga bertambah 2 orang dari yang sebelumnya 10 orang (27/3/2020).

Klarifikasi PB IDI: Tidak ada Ancaman Mogok, Petugas Kesehatan tetap Bersama Rakyat

"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 12 orang. Status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif karena harus menunggu hasil PCR," seperti yang tertulis dari keterangan resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterima wartawan, Sabtu (28/3/2020).

Nantinya, hasil PCR akan dikeluarkan oleh Publiv Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes).

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved