Breaking News:

Klarifikasi PB IDI: Tidak ada Ancaman Mogok, Petugas Kesehatan tetap Bersama Rakyat

Petugas kesehatan tetap bersama rakyat di lini depan untuk menolong dan merawat warga yang sakit karena virus covid-19.

AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUT via Tribun Medan
Para pekerja medis dilengkapi pakaian pelindung memindahkan seorang pasien diduga terinfeksi virus corona (tengah) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam, di daerah Cheongdo, Korea Selatan, Jumat (21/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. 

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, mengklarifikasi pemberitaan yang telah beredar di beberapa media.

Pihaknya menyebut tidak ada ancaman mogok bagi petugas kesehatan.

Petugas kesehatan tetap bersama rakyat di lini depan untuk menolong dan merawat warga yang sakit karena virus covid-19.

"Kami juga mengimbau kepada semua pihak untuk lebih bekerja lebih keras dalam nenangani covid-10. Termasuk membantu penyediaan APD yang memadai bagi petugas kesehatan," kata Daeng M Faqih, dalam siaran tertulis yang diterima Warta Kota, Sabtu (28/3/2020).

Selain itu pihaknya mengimbau agar petugas kesehatan lebih berhati-hati dalam memastikan mematuhi SOP pemakaian APD dalam perawatan pasien covid-19.

Siaran tertulis ini merupakan klarifikasi dari berita sebelumnya yang berjudul, Ikatan Dokter Indonesia Ancam Mogok Tangani Pasien Virus Corona, Ini Alasan Kuatnya.

Berikut isi klarifikasi dari PB IDI secara lengkap:

Yang Terhormat, 

Ketua Dewan Pers

Di 

JAKARTA

Dengan hormat,
Sehubungan dengan adanya pemberitaan media yang menyatakan adanya ancaman mogok tenaga kesehatan dengan diterbitkannya Pernyataan Bersama Organisasi Profesi (IOI, PDGl,PPNI, 181, IAI) yang dlkeluarkan pada tanggal 27 Maret 2020 maka bersama ini kami sampalkan penjetasan klarifikasi sebagal berikut:
1. Tidak ada ancaman mogok oleh pelugas/Tenaga kesehatan.
2. Petugas kesehatan tetap bersama rakyat dilini depan untuk menolong dan merawat warga yang sakit karena virus COVID-19
3. Menghimbau kepada semua pihak untuk lebih bekerja keras dalam menanganl COVID-19, termasuk membantu penyediaan APD yang memadaai bagi petugas kesehatan.
4. Menghimbau petugas kesehatan untuk lebih berhati-hati dan memastikan mematuhi SOP pemakaian APD dalam melakukan perawatan pasien COVID-19

Demikian kami sampaikan untuk dapat diketahui. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Ketua Umum,

Dr Daeng M Faqih,SH,MH

Isi Surat Pernyataan IDI
Isi Surat Pernyataan IDI (PB IDI)
Editor: Mohamad Yusuf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved