TBC

Waspadai Pandemi Covid-19, Tetapi Jangan Abaikan Ancaman TBC

Setiap pagi Rina berangkat dan pulang kerja menggunakan motor dengan jarak tempuh 10 km. Suatu hari ia merasa sesak nafas dan sering batuk.

Waspadai Pandemi Covid-19, Tetapi Jangan Abaikan Ancaman TBC
www.4lifesistemimun.com
Ilustrasi. TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang masuk ke tubuh seseorang kemudian menjadi TBC laten. 

Setiap pagi Rina berangkat dan pulang kerja menggunakan motor dengan jarak tempuh 10 km. Suatu hari ia merasa sesak nafas dan sering batuk.

Ternyata, selama ini ia jarang menggunakan masker atau pelindung mulut dan hidung.

Kebiasaan Rina sebenarnya sering dilakukan banyak pengendara motor, pengguna jalan raya atau yang sering berada di luar ruang.

Sebagian besar dari kita tidak begitu peduli pada paparan udara kotor hingga akhirnya pernafasan mulai terasa terganggu dan akhirnya berpotensi menderita Tuberculosis (TBC)

Di tengah situasi pandemi Covid-19, Indonesia juga masih bergelut melawan penyakit Tuberculosis (TBC).

 Bojonggede Masuk Zona Merah Virus Corona, Ini Pesan Lurah Pabuaran Kepada Warganya

 Keuangan Barcelona Mulai Sulit Akibat Terdampak Covid-19, Gaji Messi Cs Terancam Dipangkas

 Catat, Mulai Hari Ini Jadwal Operasional Tiga Bank ini Dibatasi

Penyakit ini masih menjadi persoalan kesehatan karena tingginya jumlah pengidap TBC dan berpotensi menyebabkkan kematian.

TBC di Indonesia dinyatakan oleh WHO berada pada urutan ke-3 terbesar di dunia setelah India dan China.

Manager Medical Underwriter Sequis dokter Fridolin Seto Pandu dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, Rabu (25/3/2020) mengatakan, TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang masuk ke tubuh seseorang kemudian menjadi TBC laten.

Bagian tubuh yang diserang adalah paru-paru, tetapi bagian tubuh lainnya juga bisa menjadi sasaran, seperti sistem peredaran darah, sistem saraf pusat, sistem kelenjar getah bening, tulang, dan lainnya.

Bahayanya adalah penyakit ini bersifat menular karena seseorang yang terkena TBC, jarang menyadari bahwa tubuhnya telah terinfeksi dan kuman TBC telah berkembang biak.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved