Minggu, 14 Juni 2026

TBC

Waspadai Pandemi Covid-19, Tetapi Jangan Abaikan Ancaman TBC

Setiap pagi Rina berangkat dan pulang kerja menggunakan motor dengan jarak tempuh 10 km. Suatu hari ia merasa sesak nafas dan sering batuk.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |

Masalahnya, bakteri TBC berukuran kecil dan ulet sehingga kebanyakan dapat lolos serta dilapisi oleh zat seperti lilin sehingga dapat tetap hidup.

Dalam hal ini kita diharapkan menerapkan gaya hidup sehat dan bersih untuk mendukung sistem pertahanan tubuh untuk memusnahkan kuman yang masuk melalui saluran pernafasan karena bakteri dapat bersarang dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala kemudian akan aktif bila sistem imunitas melemah.

 Kasus DBD di Jakarta Barat Berada di Urutan Kedua Se-DKI Jakarta

"Jika secara fisik terdapat gejala-gejala, seperti nafsu makan berkurang, sering keringat dingin terutama pada malam hari, sering merasa lelah berlebihan, batuk berdahak berkepanjangan hingga 3 minggu yang tak kunjung sembuh hingga mengalami batuk berdarah, perubahan warna kulit menjadi lebih pucat, terasa nyeri pada dada dan merasa sesak ketika bernafas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter," katanya, Rabu (25/3/2020).

“Bila mendapati diri atau keluarga kita terdapat gejala yang disebutkan, sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis paru dan penyakit dalam karena jika dibiarkan dapat merusak jaringan paru dan menularkan ke orang lain," tambahnya.

Bagi yang memiliki sistem imunitas yang lemah dan pernah melakukan kontak dengan penderita TBC juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan TBC.

"Nantinya, dokter ahli selain melakukan pemeriksaan fisik juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan penunjang untuk mengetahui apakah pasien positif mengidap penyakit TBC,” kata Fridolin.

Kabar baiknya kata dia adalah penyakit ini masih bisa disembuhkan. Untuk itu, jika dinyatakan positif mengidap TBC, tuntaskan pengobatan yang durasinya telah ditetapkan oleh dokter.

"Pasien harus disiplin menjalani pengobatan, jangan sampai tidak teratur dan berhenti. Minum obat di bawah pengawasan dokter hingga tuntas," kata dia.

Ketidak konsistenan pasien dapat mengakibatkan pasien TBC menjadi resisten pada obat.

"Bahkan ketika dinyatakan sembuh, pasien haruslah tetap melakukan pemeriksaan ulang untuk menguji apakah pengobatan berhasil. Sebaliknya, jika dalam waktu 6 bulan tidak kunjung sembuh maka dokter akan melakukan uji resistensi pada obat yang diberikan," ujarnya.

Saat menjalani masa pengobatan, pasien masih berpotensi menularkan TBC sehingga haruslah melakukan tindakan preventif agar tidak menularkan penyakitnya pada orang lain.

“Saat menjalani pengobatan, pasien harus mengerti apa saja petunjuk dokter, bagaimana tahapan pengobatan yang harus ia jalani, dan tahu alasan mengapa harus disiplin berobat. Selama menjalani pengobatan, jangan lupa selalu gunakan masker dan sering diganti selang 4 jam," katanya.

Pasien juga harus mengerti cara menggunakan masker dan membuang sampah maskernya ke dalam plastik yang dibungkus. Saat batuk sebaiknya dibuang di air mengalir atau wadah tertutup lalu disiram cairan desinfektan.

"Seringkali, orang membuang dahak sembarangan saat di jalan padahal ini berpotensi menularkan penyakit. Jangan lupa perhatikan kualitas hunian dan kamar, terutama soal sirkulasi udara dan tidak tidur sekamar dengan orang lain. Berjemur di pagi hari dan membiarkan sinar matahari masuk ke rumah sangat baik buat kesehatan pasien TBC. Sinar matahari penting karena kuman TBC dapat hidup selama berbulan-bulan di tempat sejuk, lembab, dan gelap bahkan di tempat kering. Bisa mati bila terkena cahaya matahari atau panas," kata dr. Fridolin.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
Live
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved