Kamis, 9 April 2026

Ganjil Genap Jakarta

Imbas Ganjil Genap Ditiadakan, Volume Kendaraan di Jalur Protokol Padat

Peniadaan sementara aturan ganjil-genap ini terkait dengan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Ilustrasi kepadatan lalulintas 

Ditiadakannya aturan ganjil genap sesuai kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak Senin (16/3/2020) lalu, membuat kepadatan atau volume kendaraan di jalur protokol meningkat di pagi dan malam hari di jam kerja atau jam sibuk.

Peniadaan sementara aturan ganjil-genap ini terkait dengan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Hal itu dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/3/2020).

Kunci Selamatkan Ekonomi, Faisal Basri: Umumkan Darurat Corona, Hentikan Pembangunan Ibukota Baru

Gubernur Banten Umumkan Satu Warga Pondok Aren yang Positif Corona Meninggal Dunia

"Ganjil genap ditiadakan itu adalah kebijakan dari pemerintah daerah dan kita mengikuti. Memang selama dua hari ini, faktanya terjadi kepadatan di jalur protokol, tapi jam 8 atau 9 sudah agak longgar arus lalulintas. Sedangkan sampai malam juga masih terjadi kepadatan," kata Sambodo.

Karenanya kata dia pihaknya akan melakukan evaluasi dalam satu dua hari ke depan dan membicarakan hal ini dengan semua stake holder.

"Satu dua hari ini kita akan mengadakan evaluasi. Karena kebijaksanaan lalulintas itu multi stake holder, dan harus dibicarakan di forum lalulintas. Sehingga kebijakan nanti bisa tepat sasaran," kata Sambodo.

Layanan Satpas SIM Polda Metro Tetap Beroperasi Normal Meski Wadah Corona Merebak

Geger 49 TKA China di Kendari, Fadli Zon: Ini Jelas Skandal, Usut Siapa di Belakangnya

Meski begitu kata Sambodo, diliburkannya sekolah dan sejumlah ASN membuat kondisi ruas jalan di beberapa titik agak longgar, terutama di luar jam sibuk.

"Apakah akan diusulkan agar aturan ganjil genap diberlakukan kembali, semua tergantung hasil evaluasi dalam satu dua hari ke depan ini," kata Sambodo.

Sebelumnya Sambodo mengatakan pihaknya akan melakukan sejumlah langkah ke depannya untuk mengantisipasi kemungkinan kemacetan terjadi lebih parah.

"Untuk antisipasi kemacetan ke depan, kami akan terapkan rekayasa lalu lintas dan penambahan personel di sejumlah ruas yang menjadi titik kemacetan," kata Sambodo.

Menurutnya, rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan, contraflow dan lainnya diterapkan situasional melihat kondisi di lapangan.

Sebelum Diciduk Polisi, Vanessa Angel Janji Transfer Duit Jutaan Rupiah untuk Kontes Video

Empat Bocah di Cengkareng Dicabuli di Kamar Mandi Tempat Ibadah

"Semuanya situasional, termasuk penambahan personel," kata Sambodo.

Sebelumnya Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan dengan tak berlakunya aturan ganjil genap untuk sementara, pihaknya tak akan menilang pengguna kendaraan mobil yang melanggar.

Menurutnya, ketentuan ini berlaku baik penindakan secara langsung ataupun penindakan yang dilakukan lewat sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

"Tentunya penindakan pelanggaran ganjil genap ditiadakan," kata Fahri.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved