Kesehatan
15 Daftar Makanan Penyembuh Flu dan Batuk yang Bisa Ditemukan di Dapur dan Pasar
Apakah Anda sedang mengalami flu atau baru gejalanya? Jangan buru-buru minum obat. Coba 15 makanan ini untuk menyembuhkannya.
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
Sup ayam juga menghambat aksi neutrofil, yaitu sel darah putih yang dapat menyebabkan gejala seperti batuk dan hidung tersumbat.
Kemampuan sup ayam untuk menghambat sel-sel ini sebagian dapat menjelaskan mengapa sangat efektif terhadap beberapa gejala pilek dan flu
2. Kaldu
Mirip dengan sup ayam, kaldu adalah sumber hidrasi yang sangat baik saat Anda sakit.
Mereka penuh rasa dan dapat mengandung kalori, vitamin dan mineral seperti magnesium, kalsium, folat dan fosfor (7, 8).
Jika Anda meminumnya selagi panas, kaldu juga memiliki manfaat luar biasa sebagai dekongestan alami karena uap panas.
Minum kaldu adalah cara yang baik untuk tetap terhidrasi, dan rasa yang kaya dapat membantu Anda merasa puas. Ini sangat membantu jika perut Anda bermasalah dan tidak bisa menahan makanan padat.
Jika Anda membuat kaldu dari awal, ia mungkin memiliki manfaat lebih - termasuk kalori, protein, dan kandungan nutrisi yang lebih tinggi.
Banyak orang memuji manfaat kaldu tulang dan mengklaim bahwa ia memiliki banyak khasiat penyembuhan, meskipun saat ini tidak ada penelitian tentang manfaatnya.
3. Bawang Putih
Bawang putih dapat memberikan segala macam manfaat kesehatan.
Telah digunakan sebagai ramuan obat selama berabad-abad dan telah menunjukkan efek antibakteri, antivirus dan anti-jamur.
Ini juga dapat merangsang sistem kekebalan tubuh.
Beberapa penelitian manusia yang berkualitas tinggi telah mengeksplorasi efek bawang putih pada flu biasa, tetapi beberapa telah menemukan hasil yang menjanjikan.
Satu studi menemukan bahwa orang yang mengonsumsi bawang putih lebih jarang sakit. Secara keseluruhan, kelompok bawang putih menghabiskan sekitar 70% lebih sedikit hari sakit daripada kelompok plasebo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150413jangan-anggap-remeh-gejala-influenza.jpg)