Breaking News:

Revitalisasi Monas

Pemprov DKI sudah Mengantongi Persetujuan dari Komisi Pengarah Terkait dengan Revitalisasi Monas

Pemprov DKI Jakarta akhirnya mendapat persetujuan dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka soal revitalisasi sisi selatan Monas.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi. Ratusan pedagang kuliner Lenggang Jakarta Monas, Gambir, Jakarta Pusat direncanakan akan pindahkan menyusul adanya revitalisasi Monas. 

Hal itu dikatakan Anies Baswedan, seusai menggelar rapat bersama dengan Komisi Pengarah di Kementerian Sekretaris Negara pada Rabu (5/2/2020) lalu.

“Komisi Pengarah memberikan apresiasi karena akan terjadi penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Monas,” ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Kamis (6/2/2020).

 Seorang Pria di Cengkareng Dihakimi Massa karena Tertakap Saat Dia Nekat Memecahkan Kaca Mobil

Dalam kesempatan itu, Anies juga meyakini proyek revitalisasi yang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta sejalan dengan amanat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di wilayah DKI Jakarta. Anies mencontohkan, area kuliner di Lenggang Jakarta dan lahan parkir kendaraan di IRTI Monas akan dibongkar sebagai RTH.

“Sebagian juga baru menyadari bahwa tempat parkir IRTI, kemudian Lenggang Jakarta itu semua itu akan menjadi tempat yang hijau,” katanya.

Berdasarkan aturan sebelumnya RTH di sana sekitar 53 persen. Namun dengan adanya penataan ini, RTH naik 11 persen menjadi 64 persen. Sampai kini, proyek revitalisasi Monas masih dihentikan menyusul permintaan DPRD DKI Jakarta mulai Rabu (29/1/2020) lalu.
Berdasarkan aturan sebelumnya RTH di sana sekitar 53 persen. Namun dengan adanya penataan ini, RTH naik 11 persen menjadi 64 persen. Sampai kini, proyek revitalisasi Monas masih dihentikan menyusul permintaan DPRD DKI Jakarta mulai Rabu (29/1/2020) lalu. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Menurut dia, Ketua Komisi Pengarah dalam hal ini Menteri Sekretaris Negara Pratikno menginginkan agar proyek selesai sesuai target waktunya pada pertengahan Februari 2020.

Dalam pertemuannya pada Rabu (5/2/2020) lalu, Anies yang bertindak selaku Sekretaris Komisi Pengarah dan Ketua Badan Pelaksana Pembangunan Monas diwajibkan memaparkan konsep dalam bentuk gambar atau desain.

“Gambar itu sudah diserahkan kepada Komisi Pengarah untuk kemudian nanti disepakati sama-sama,” ucapnya.

“Prinsipnya, sudah disepakati, tapi kan harus diwujudkan dalam bentuk gambar. Sudah dikerjakan tadi malam sampai tadi pagi. Tadi sudah dikirimkan ke Setneg. Nanti Insya Allah tinggal dieksekusi,” katanya.

 Seorang Bocah SMP yang Ditangkap Berkilah Dirinya Dipaksa Masuk Komplotan Begal Sadis di Bekasi

Berdasarkan aturan sebelumnya RTH di sana sekitar 53 persen.

Namun dengan adanya penataan ini, RTH naik 11 persen menjadi 64 persen.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved