Pemberantasan Narkotika
FUI Mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk Berani Menutup Diskotek Golden Crown
Anies Baswedan didukung untuk berani menutup Diskotek Golden Crown lantaran terbukti banyak pengunjung positif narkotika.
Ratusan Pengunjung Positif Narkoba
Seperti diberitakan sebelumnya, Tempat Hiburan Malam (THM) di dua wilayah Jakarta kembali digerebek aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), Kamis (06/02/) sekitar pukul 00-O5.00 WIB kemarin.
Dua lokasi yang menjadi target jajaran BNN adalah lokasi hiburan malam di VENUE, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan Golden Crown, Jakarta Barat.
Aparat BNN melakukan tes urine kepada ratusan pengunjung di kedua diskotek tersebut. Alhasil, ditemukan sejumlah pengunjung yang terindikasi positif mengkonsumsi narkoba.
"Di VENUE pengunjung yang di periksa tes urine ada 105 orang, yang terindikasi positif 1 orang," pungkas Irjen Pol Arman Depari, Deputi Pemberantasan BNN, Kamis (06/02) pagi kemarin.
Arman menambahkan, di tempat hiburan malam Golden Crown, pengunjung yang diperiksa urine sebanyak 184 orang.
"Di sini di Golden Crown yang terindikasi positif menggunakan narkoba sebanyak 107 orang, diantaranya 44 wanita dan 63 pria," ungkap Arman Depari.
• Razia Tes Urin, BNNP DKI Jakarta: 107 Pengunjung Diskotik Golden Crown Terindikasi Positif Narkoba
Arman Depari melanjutkan, seratusan lebih pengunjung yang terindikasi mengkonsumsi narkoba itu mereka konsumsi jenis sabu dan ekstasi.
"(Mereka) konsumsi jenis sabu dan ekstasi," tambahnya lagi.
Hingga saat ini, kata Arman, seluruh pengunjung yang terindikasi positif menggunakan narkoba dibawa ke Markas BNNP DKI untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan dan mengikuti assesment.
Sementara, dalam operasi di dua diskotek VENUE dan Golden Crown tersebut dilakukan bersama-sama petugas gabungan aparat TNI, Polri dan BNN.
Para pengunjung yang kedapatan mengkonsumsi sabu dan ekstasi itu pun dilakukan pendataan lebih lanjut.