Breaking News:

Prostitusi

Enam Tersangka Eksploitasi dan Perdagangan Anak Apartemen Kalibata City Akan Jalani Tes Narkotika

Pihak Polres Metro Jakarta Selatan akan melakukan tes urine kepada enam tersangka kasus eksploitasi dan perdagangan anak di Apartemen Kalibata City.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto 

Selain enam tersangka tersebut, hingga saat ini polisi masih mencari satu pelaku lain berinisial P (19) yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

KASAT Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto mengatakan, pihaknya bakal melakukan tes urine kepada enam tersangka kasus eksploitasi dan perdagangan anak.

Keenam tersangka itu masing-masing berinisial AS (17), NA (15), MTG (16),a ZMR (16), JF (29), dan NF (19).

"Tentunya ke depan akan dilakukan tes urine kepada masing-masing pelaku," kata Irwan saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2020) malam.

Kasus Eksploitasi dan Perdagangan Anak, Polisi Panggil Pengelola Apartemen Kalibata City Pekan Depan

VIDEO: Polisi Tetapkan Satu Tersangka DPO Kasus Eksploitasi Dan Perdagangan Anak Kalibata City

Prostitusi di Bawah Umur, Pengelola Apartemen Kalibata City: Penjarakan Broker yang Sewakan Harian

Irwan menjelaskan, saat penangkapan yang dilakukan pihaknya di unit kamar Apartemen Kalibata City tak ditemukan barang narkotika jenis apapun.

Saat itu, polisi hanya menemukan beberapa barang bukti berupa alat kontrasepsi dan minuman beralkohol jenis Vodka.

"Sementara ini belum ditemukan narkotika, hanya minuman keras sebagaimana video yang ada di media sekarang," jelasnya.

Selain enam tersangka tersebut, hingga saat ini polisi masih mencari satu pelaku lain berinisial P (19) yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Sebab, pihaknya terus mendalami kasus eksploitasi dan perdagangan anak ini untuk mencari keterkaitan jaringan lain yang ada pada komplotan tersebut.

Terbongkarnya kasus eksploitasi dan perdagangan anak ini bermula dari adanya laporan orang hilang yang diterima Polres Depok, Jawa Barat.

Kasus tersebut merentet hingga ditemukannya komplotan tersangka eksploitasi dan perdagangan anak yang bermarkas di unit Kamar 10 AV, Tower Jasmine Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. (M23)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved