Minggu, 26 April 2026

Kecelakaan

Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Pengamat Sorot Kelayakan Armada dan Kesehatan Sopir

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyoroti kecelakaan bus Transjakarta yang sering terjadi, menurutnya armada perlu diperhatikan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
SOROT ARMADA - Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyoroti kecelakaan bus Transjakarta yang sering terjadi. Menurutnya, kelayakan armada harus diperhatikan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kecelakaan yang melibatkan Bus Transjakarta hingga menabrak empat rumah toko (ruko) di kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/9/2025) pagi, menuai sorotan. 

Kompetensi pengemudi PT Transjakarta dipertanyakan, karena perseroan daerah itu dikenal memilik akademi pengemudi terbaik.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai, peristiwa yang menyebabkan sejumlah orang luka-luka itu harus segera ditindaklanjuti dengan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab sebenarnya.

Baca juga: Pramono Cemas Bus TransJakarta Kecelakaan 3 Kali dalam Sebulan: Harus Dievaluasi ini

"Katanya Transjakarta punya akademi pengemudi yang bagus. Maka harus dilihat, apakah ini karena pengemudi atau karena kendaraannya yang tidak layak," kata Djoko, Minggu (21/9/2025).

Djoko mengingatkan, insiden kecelakaan ini juga jangan sampai pengemudi dijadikan korban atas kelalaian dalam pengecekan armada sebelum beroperasi.

Dia menekankan, aspek kesehatan pengemudi, jam kerja, hingga ketersediaan fasilitas pendukung mesti menjadi perhatian serius. 

"Idealnya seperti masinis, ada pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat. Armada pun wajib dicek sebelum jalan, harus dalam kondisi prima," ujarnya.

Baca juga: Bus Transjakarta Tabrak Kendaraan Parkir dan Rumah Warga di Cakung Jakarta Timur, Enam Orang Luka

Dia mencontohkan, banyak pengemudi yang berangkat dari rumah seperti Bogor, untuk bertugas di Jakarta. 

Jarak tempuh menuju depo tempat bertugas itu saja sudah melelahkan bagi pengemudi.

"Sebelum kerja, sudah capek duluan. Harusnya ada tempat tinggal terdekat dari depo," tuturnya.

Menurut dia, faktor manusia dan kendaraan menjadi kunci dalam menekan risiko kecelakaan. 

TABRAK RUKO - Bus TransJakarta menabrak empat bangunan ruko di Jalan Stasiun Cakung, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/9/2025) pagi. Bus TransJakarta tersebut memporak-porandakan empat bangunan ruko yang terdapat beberapa penghuni dan penyewa.
TABRAK RUKO - Bus TransJakarta menabrak empat bangunan ruko di Jalan Stasiun Cakung, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/9/2025) pagi. Bus TransJakarta tersebut memporak-porandakan empat bangunan ruko yang terdapat beberapa penghuni dan penyewa. (Warta Kota/Ramadhan)

Transparansi terkait kelayakan bus dan kondisi pengemudi harus dibuka ke publik, agar kepercayaan masyarakat terhadap layanan Transjakarta tidak luntur.

"Selain itu, pengemudi juga wajib diberi jam istirahat yang cukup," pungkasnya.

Sementara itu manajemen Transjakarta meminta maaf terkait peristiwa bus Transjakarta yang menabrak empat rumah toko (ruko) di kawasan Pulogebang, Cakung, Jaktim, pada Jumat pagi.

Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani menjelaskan bus Transjakarta yang menghantam ruko itu merupakan bus dengan rute koridor 11 Pulo Gebang-Kampung Melayu.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved