Ketenagakerjaan
Dijanjikan Bakal Diangkat Jadi PKWT, Ribuan Pegawai Transjakarta Diputus Kontrak Sepihak
Puluhan mantan pegawai magang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor PT Bus TransJakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (27/1/2020).
Penulis: Rangga Baskoro |
Yogi menjelaskan total terdapat 1.033 pegawai magang PT Transjakarta yang dijanjikan untuk diangkat jadi PKWT, namun justru diputus kerjanya sepihak.
Padahal banyak dari mereka yang sudah menjalankan masa kerja selama lebih dari 5 bulan menjadi pegawai magang. Tanpa ada penjelasan, mereka kemudian diputus kontraknya secara sepihak pada akhir tahun lalu.
"Ada yang tiga bulan, tujuh bulan, enam bulan magang. Semua dirumahkan, diberhentikan sepihak tanggal 31 Desember," ujarnya.
'PKWT Harga Mati'
Pantauan Wartakotalive.com, peserta aksi datang membawa sejumlah tulisan dan spanduk guna menyuarakan pendapatnya.
Selebaran bertuliskan 'PKWT harga mati' yang jadi tuntutan mereka bahkan ditempel di pagar PT Transjakarta yang tertutup rapat.
"PKWT, PKWT-kan sekarang juga," seru sejumlah pegawai magang.
Puluhan personel Polres Metro Jakarta Timur berjaga di sekitar lokasi mengamankan unjuk rasa yang sudah berlangsung dari sekitar pukul 09.00 WIB.
Mundur dan dicopot
Agung Wicaksono mundur selaku Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
Dia kemudian digantikan oleh Donny Andy S Saragih, Wakil ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta.
Terlepas dari alasan pribadi yang disampaikannya, pengunduran diri Agung menambah daftar penjang pejabat DKI yang mundur di era Gubernur Anies Baswedan.
Berikut Daftar Pejabat yang mundur di Era Anies Baswedan.
1. Dirut Transjakarta, Agung Wicaksono
Agung Wicaksono diangkat sebagai Direktur Utama PT Transjakarta pada 29 Oktober 2018.
• Dirut Transjakarta Agung Wicaksono Mengundurkan Diri, Ini Alasan Mundur dan Isi Surat Pamitnya
Agung sebelumnya merupakan Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT Mass Rapid Transit (MRT). Penunjukkan itu sekaligus menggantikan Budi Kaliwono yang dicopot dari jabatan Dirut Transjakarta.