Breaking News:

Lalu Lintas

Pengendara yang Merokok Termasuk dalam Kategori Pelanggaran dalam Penerapan Tilang Elektonik

Selain bisa memicu kecelakaan, banyaknya pengendara yang merokok di saat berkendara juga sering memicu perkelahian di jalan raya.

Warta Kota/Adhy Kelana
Ilustrasi. Mobil bak terbuka pengangkut kardus bernopol B 9408 AF nyaris terbakar di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, akibat puntung rokok pengendara. Api dapat dipadamkan petugas pemadam kebakaran sebelum membesar. 

Belum semua wilayah yang masuk ke dalam kawasan yang diawasi CCTV dalam program tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) dipasangi rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ) tilang elektronik.

Pantauan Kompas.com, dari empat lokasi penerapan tilang elektronik, baru persimpangan Sarinah dan Bundaran Senayan yang telah dipasangi RPPJ.

Sementara, dua wilayah lainnya yaitu Bundaran Patung Kuda dan simpang Harmoni belum terlihat adanya RPPJ, beberapa waktu yang lalu.

Fahri menambahkan, terkait merokok saat berkendara, aktivitas tersebut belum termasuk ke dalam jenis pelanggaran yang bisa direkam oleh kamera tilang elektronik.

Namun, tak menutup kemungkinan jika ke depannya diberlakukan juga. "Untuk saat ini belum, tapi mungkin akan kita kembangkan juga," kata Fahri.

Demonstrasi Warga Tanjung Priok Terhina Ucapan Yasonna Laoly Jadikan Menkumham Buronan Warga

Pemerintah sudah menerbitkan Permenhub No.12 Tahun 2019 tentang Pelindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat.

Pada pasal 6 huruf c, berbunyi, "Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor."

Permenhub 12/2009 ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ( UU LLAJ).

Dalam Pasal 106 ayat (1) UU LLAJ, tertulis, “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”

Bagi pengendara yang melanggar ketentuan larangan merokok ini akan dikenakan sanksi kurungan paling lama 3 bulan atau denda Rp 750.000, sesuai dengan yang sudah diatur dalam pasal 283 UU LLAJ. (Donny Dwisatryo Priyantoro)

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved