Breaking News:

Tilang Elektronik

Tilang Elektronik Akan Berlaku di 8 Titik Tol Jabodetabek, Ini Prioritas Pelanggaran yang Ditilang

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung penuh penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) di ruas tol miliknya.

Jasa Marga
Jasa Marga siap mendukung penerapan sistem tilang elektronik di 8 titik tol Jabodetabek 

Perluasan sistem ETLE sampai ruas tol semata-mata bukan hanya untuk menertibkan para pengendara saja, namun juga menekan angka kecelakaan lalu lintas yang belakang ini kerap terjadi di jalan tol.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung penuh penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE), yang rencananya akan diterapkan di ruas tol milik Jasa Marga bersama Polda Metro Jaya.

Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan saat ini Jasa Marga telah memiliki kamera analitik kecepatan atau speed camera.

Dengan demikian, penerapan ETLE di jalan tol relatif jauh lebih mudah.

"ETLE akan diimplementasikan di jalan tol wilayah Jabotabek. Saat ini kami sedang mempersiapkan ETLE di delapan titik yang tersebar di Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, Prof. Dr. Ir. Soedijatmo, Jakarta-Tangerang, Jakarta- Cikampek, Jagorawi, dan JORR Non S," ucap Subakti dalam keterangan resminya, Senin (23/9/2019).

Mulai 1 Oktober, Langgar Batas Kecepatan di Jalan Tol Bakal Kena Tilang Elektronik

Pemprov DKI Jakarta Tambah Kamera Tilang Elektronik di Sejumlah Ruas Jalan Sistem Ganjil Genap

Jasa Marga siap mendukung penerapan sistem tilang elektronik di 8 titik tol Jabodetabek
Jasa Marga siap mendukung penerapan sistem tilang elektronik di 8 titik tol Jabodetabek (Jasa Marga)

Terintegrasi Polda Metro Jaya

Guna mempermudah proses sosialisasi kepada pengguna jalan, Subakti menjelaskan Jasa Marga akan mempersiapkan juga rambu-rambu yang mengindikasikan bahwa di wilayah jalan tol tersebut telah terpasang speed camera.

Keberadaan speed camera berguna untuk memotret kendaraan yang melebihi ketentuan batas kecepatan pada ruas jalan tol yang diberlakaukan ETLE.

Setelah itu, data hasil tangkapan kamera tadi secara otomatis akan terintegrasi dengan pusat data yang ada di Polda Metro Jaya.

Dengan demikian, proses lanjutan secara hukum seperti melanggar aturan lalu lintas, akan ditangani langsung oleh pihak kepolisian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Nantinya akan ada rambu-rambu sehingga pengguna jalan juga dapat menerima informasi dengan baik," tuturnya.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved