Jumat, 8 Mei 2026

Kisah Warga Perumahan Vila Makmur 2 Bekasi Hidup Bergelimang Sampah Kali Jambe

Warga Perumahan Vila Makmur 2, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terpaksa hidup bergelimang sampah Kali Jambe.

Tayang:
Penulis: Luthfi Khairul Fikri |
Istimewa
Sampah pascabanjir menumpuk di Kali Jambe RW 31 Perumahan Vila Makmur Dua, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/1/2020). 

Belum lagi kondisi ini juga memang membuat semua warga Perumahan Vila Makmur 2 harap-harap cemas, lantaran takut jika terjadi hujan lebat air Kali Jambe akan meluap.

Sejumlah petugas sedang melakukan proses pembersihan di Kali Jambe, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/11/2019).
Sejumlah petugas sedang melakukan proses pembersihan di Kali Jambe, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/11/2019). (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Mereka takut air Kali Jambe kembali menenggelamkan rumah mereka seperti yang terjadi pada beberapa hari lalu saat awal-awal tahun 2020 ini.

"Khawatirnya air tersumbat lalu datang hujan membuat air cepat naik ke rumah kami," ujar salah satu warga Perumahan Villa Makmur 2, Ii Sumirat (57) kepada Wartakota saat ditemui di rumahnya.

Padahal tumpukan sampah ini telah ada sejak Jumat (3/1/2020) atau dua hari pascabanjir. Namun, tak kunjung dibersihkan oleh pemerintah Kabupaten Bekasi.

Pemkab Bekasi Diminta Tindak Warga yang Buang Sampah Sembarangan ke Kali Jambe

Warga Perumahan Vila Makmur 2 hanya berharap Pemkab Bekasi untuk memperhatikan dan segera membersihkan tumpukan sampah Kali Jambe ini.

"Kami hanya ingin Pemkab Bekasi untuk turun tangan segera membersihkan puing sampah yang telah menggunung di Kali Jambe ini," tegas dia.

Lebih lanjut, menurutnya, terkadang warga Perumahan Vila Makmur 2 berinisiatif melakukan pembersihan sendiri secara manual menggunakan peralatan seadanya.

Sampah Kali Jambe Baru Bisa Terangkut 210 Kubik, Sisa 420 Kubik Tunggu Giliran Besok

"Iya kita kerja bakti aja, paling mungkin baru 10 persen yang baru terangkut sampah sama warga karena kekurangan alat juga kan," jelas dia.

Sementara di tempat berbeda, warga lainnya bernama Dina Lestari (38) mengatakan kondisi ini tentu sangat miris buatnya dan keluarga karena harus menghirup sampah saat keluar rumah.

 Dia pun sangat prihatin dengan kondisi tersebut, jika dibiarkan akan banyak dampak negatif yang timbul dari tumpukan sampah Kali Jambe.

Dina menghimbau kepada seluruh warga untuk tetap menjaga lingkungan sekitarnya, agar terhindar dari berbagai penyakit.

"Jika kita tak menjaga alam tentu akan dibalas, sebaliknya jika kita jaga alam maka berbuah positif minimal terhadap lingkungan di keluarga," paparnya.

Senada dengan warga Perumahan Vila Makmur 2 lainnya, Dina sangat mengharapkan bantuan Pemkab Bekasi untuk segera mengangkut dan membersihkan sampah Kali Jambe.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved