Kisah Warga Perumahan Vila Makmur 2 Bekasi Hidup Bergelimang Sampah Kali Jambe
Warga Perumahan Vila Makmur 2, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terpaksa hidup bergelimang sampah Kali Jambe.
Penulis: Luthfi Khairul Fikri |
Warga Perumahan Vila Makmur 2, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terpaksa hidup ditengah sampah Kali Jambe.
Pantauan Wartakota, Jumat (17/1/2020), tumpukan sampah ini sekiranya dengan ketinggian 1 meter dan memiliki panjang 100 meter terlihat di Kali Jambe.
Hal ini sungguh ironis mengingat Perumahan Vila Makmur 2 tergolong dimiliki oleh orang-orang menengah ke atas.
• Sampah Pascabanjir Menumpuk di Kali Jambe Perum Vila Makmur Dua Tambun
Ketika masuk ke kawasan tersebut, nampak plang besi berwana biru dengan bentangan ornamen tulisan Perumahan Vila Makmur 2.
Menyusuri jalan terlihat sejumlah deretan rumah terjajar dengan rapih. Nampak, beberapa warga ada yang tengah beraktivitas di halaman rumahnya.
Bagi yang ingin melihat kondisi tumpukan sampah Kali Jambe juga mereka tentu nantinya akan melewati sebuah sekolah SMP Yadika 13 Tambun.
• Tak Ada Alat Berat, Pengangkutan Sampah Kali Jambe Jatimulya Bekasi Disetop Sementara
Posisi Kali Jambe sendiri berada di RW 31 Perumahan Vila Makmur 2 percis berada di depan rumah-rumah warga yang tinggal disana.
Nampak juga sebuah kolam pemancingan berbagai ikan milik warga Perumahan Vila Makmur 2 yang disewakan berdiri di bantaran Kali Jambe.
Saat mulai masuk mendekat ke Kali Jambe, bau menyengat pun mulai menusuk hidung. Memang setiap warga Perumahan Vila Makmur 2 mengeluhkan hal tersebut.
Warta Kota mencoba masuk untuk melihat langsung lebih dekat kondisi terkini tumpukan sampah yang berada di Kali Jambe itu.
Nampak tumpukan ini terdiri dari sampah rumah tangga yakni kasur, lemari, pintu, dan berbagai kayu.
Tak hanya itu terdapat juga sampah plastik dan styrofoam.
• Empat Hari Dibersihkan, 330 Ton Sampah Diangkut di Kali Jambe Bekasi
Tentu kondisi ini sungguh memilukan, ditengah perumahan tergolong mewah masih ada saja tumpukan sampah yang tinggal.
Banyaknya sampah tersebut membuat aliran air kali jambe terhenti dan menjadikan warna kali itu menjadi hitam pekat, yang sudah barang tentu berbagai penyakit berada di tempat tersebut.
Keceriaan anak-anak yang bermain juga menimbulkan rasa khawatir dan cemas bagi orangtua, karena mereka takut anaknya terserang penyakit akibat pembiaran tumpukan sampah di Kali Jambe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sampah-pascabanjir-menumpuk-di-kali-jambe-perum-vila-makmur-dua-tambun153.jpg)