Kamis, 7 Mei 2026

Kali Jambe

Empat Hari Dibersihkan, 330 Ton Sampah Diangkut di Kali Jambe Bekasi

Empat Hari Dibersihkan, 330 Ton Sampah Diangkut di Kali Jambe Bekasi secara manual dengan alat beko berlengan pendek.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sebanyak 330 ton sampah diangkut dari Kali Jambe, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, selama empat hari pembersihan. 

Sebanyak 330 ton sampah diangkut dari Kali Jambe, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, selama empat hari pembersihan.

Camat Tambun Selatan, Junaefi, mengatakan, pengangkutan sampah telah dilakukan selama empat hari sejak Senin 11 November 2019, tersisa sekitar 400 ton sampah lagi yang belum terangkut.

Lamanya proses pengangkutan karena dilakukan secara manual.

"Kita kan manual, didorong ke pinggir dan diangkut. Ada beko tapi bukan long arm jadi sulit ambil sampah yang ada ditengah kali," ujar Junaefi, kepada Wartakotalive.com, Kamis (14/11/2019).

Adapun sampah yang diangkut sudah mencapai 55 truk dengan perkiraan berat 330 ton.

Sampah didorong secara manual oleh 25 orang petugas ke dekat alat berat lantaran jangkauan alat berat yang relatif pendek.

"Karena memang jangkauan bekonya ini pendek, jadi kita secara manual menggunakan tenaga teman-teman kebersihan itu didorong, baru sampai sini (hilir) kita angkut pakai beko," ujarnya.

Adapun panjang tumpukan sampah sepanjang 300 meter dengan dipenuhi sampah rumah tangga dan bambu.

Tumpukan sampah seringkali terjadi di aliran Kali Jambe. Akan tetapi berbeda titik wilayah penumpukan.

Tercatat sudah ada empat kali penumpukan sampah di aliran Kali Jambe. Mulai dari di Kali Jambe Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, Desa Satria Jaya Tambun Utara dan terakhir saat ini di Jatimulya, Tambun Selatan.

Sebelumnya, untuk mengatasi masalah serupa, tahun depan Pemkab Bekasi akan memasang jaring sampah di wilayah Kali Jambe.

Pemasangan jaring sampah itu juga guna melokalisasi sampah agar mudah terangkut.

“Kita bikin atau pasang sejenis jaring ya biar sampahnya tidak mengalir ke hilir,” ujar Camat Tambun Selatan Juanefi kepada awak media saat dikonfirmasi, Selasa (12/11/2019).

Jaring sampah ini juga nantinya dipasang masing-masing secara skala zonasi dengan ditempatkan di perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi.

“Iya pasti. Kalau nanti tiap-tiap desa kita bikin sejenis jaring mudah-mudahan sampahnya bisa dibersihkan oleh masing-masing,” ujarnya.

Pemasangan jaring sampah ini juga direncanakan mulai tahun depan dengan melibatkan sejumlah pejabat daerah Pemkab Bekasi.

“Ya mungkin kita tahun depan ya, dan nanti kita data desa-desa yang dilintasi Kali Jambe. Jadi sekarang fokus pembersihan yang ada dulu,” ujarnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved