OTT KPK

Update PAW untuk Harun Masiku Tidak Terjadi karena Koruptor KPU Keburu Ditangkap KPK

Penetapan Harun Masiku sebagai anggota DPR untuk menggantikan posisi Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia menjadi awal terbukanya modus korupsi.

Update PAW untuk Harun Masiku Tidak Terjadi karena Koruptor KPU Keburu Ditangkap KPK
Tribunnews/Jeprima
Koruptor KPU, Wahyu Setiawan diborgol dan memakai rompi berwarna oranye karena tertangkap basah saat melakukan korupsi. 

SEJUMLAH kalangan masyarakat di antaranya seperti tampak dalam komentar di media sosial dan berbagai pandangan sejumlah tokoh serta politisi yang menyebutkan putusan KPU bersifat kolektif kolegial.

Khususnya putusan KPU terkait dengan penetapan calon anggota legislatif (caleg) seperti Harun Masiku.

Penetapan Harun Masiku sebagai anggota DPR untuk menggantikan posisi Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia menjadi awal terbukanya modus korupsi, yang dilakukan KPU, yang diduga bukan hanya sekali ini saja terjadi.

Sampai akhirnya KPK berhasil menangkap basah anggota KPU bernama Wahyu Setiawan, yang sudah ditetapkan sebagai koruptor.

Dalam kesempatan bicara kepada media, koruptor KPU adalah Wahyu Setiawan, yang menyatakan, apa yang dilakukan adalah perbuatan pribadi bukan KPU, tapi publik tidak mempercayai anggapan itu.

Terungkap Keberadaan Harun Masiku Dipastikan di Luar Negeri pada Saat Dua Hari Sebelum Ditangkap KPK

KPK juga belum selesai mengusut kasus korupsi Wahyu Setiawan bersama sejumlah kalangan termasuk politikus PDIP bernama Harun Masiku yang telah ditetapkan sebagai tersangka koruptor dari PDIP.

Harun Masiku sudah kabur keluar negeri, dua hari sebelum dilakukan OTT KPK.

KPK sendiri mengalami hambatan di saat berupaya melakukan penyergapan terhadap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang beralasan terkena diare, tapi saat dilakukan upaya penindakan oleh KPK, Hasto Kristiyanto berada di PTIK.

Upaya KPK untuk melakukan penggeledahan juga dihalang-halangi politisi PDIP di DPP PDIP, sehingga KPK balik kanan dan bahkan ada petugas KPK yang disekap untuk dilakukan pemeriksaan urine di PTIK, saat memburu Hasto Kristiyanto, yang bersembunyi di PTIK.

Update Penggeledahan KPK Diawali Mulai dari Ruang Kerja Wahyu Setiawan yang Sudah Disegel Digeledah

Sementara itu, diberitakan Kompas.com, Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Pramono Ubaid Tanthowi menegaskan bahwa proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Riezky Aprilia, tidak pernah terjadi.

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved