Breaking News:

Kasus Ujaran Kebencian

Kuasa Hukum Bantah Buni Yani Divonis karena Ujaran Kebencian

Kuasa Hukum Buni Yani, Irfan Iskandar, mengatakan Buni Yani menjalani masa hukuman, bukan divonis karena menyebarkan kebencian berdasarkan SARA

Istimewa
Buni Yani secara resmi bebas dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020). 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM - Buni Yani, terpidana kasus pelanggaran UU ITE akibat postingan di akun Facebooknya terkait pidato Ahok, resmi bebas dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020) hari ini.

Buni Yani dijemput oleh tim kuasa hukum, keluarga, kerabat dan para simpatisannya. Ia telah menjalani vonis hukuman satu tahun enam bulan penjara.

Kuasa Hukum Buni Yani, Irfan Iskandar, mengatakan Buni Yani menjalani masa hukuman, bukan divonis karena menyebarkan kebencian berdasarkan SARA sesuai Pasal 28 ayat (2) UU ITE.

Terpidana kasus UU ITE Buni Yani (tengah) bersama jamaah usai shalat Jumat di Masjid Al Barkah, Tebet,  Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).
Terpidana kasus UU ITE Buni Yani (tengah) bersama jamaah usai shalat Jumat di Masjid Al Barkah, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Tetapi karena Pasal 32 ayat (1) UU ITE soal peretasan atau hacker.

"Dakwaannya saat itu ada dua pasal yaitu Pasal 28 ayat (2) UU ITE soal penyebaran kebencian bernuansa SARA dan Pasal 32 ayat (1) tentang hacker atau peretasan. Pasal 28 tidak terbukti sehingga divonis berdasarkan dakwaan Pasal 32 ayat (1)," kata Irfan kepada Warta Kota, Kamis (2/1/2020).

Karenanya kata dia Buni Yani bukanlah pengujar kebencian seperti banyak diberitakan.

"Tetapi pasal yang dijatuhkan kepada beliau dalam vonis adalah pasal yang berkaitan dengan hacker atau peretasan yakni pasal 32 ayat 1 UU ITE. Jadi bukan karena ujaran kebencian berdasar SARA," kata Irfan menegaska

Irfan menjelaskan setelah bebas manjalani masa hukuman, Buni Yani berencana akan membuka pondok pesantren.

"Tadi setelah berbicara dengan beliau, beliau berencana membuka pendidikan pesantren setelah ini. Kita lihat ke depannya ya," kata Irfan kepada Warta Kota, Kamis (2/1/2020).

Irfan memastikan kondisi Buni Yani dalam kondisi sehat saat bebas. "Beliau dalam kondisi sehat waalfiat," kata Irfan.

Ia mengaku sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan simpatisan yang hari ini turut melakukan penjemputan Buni Yani dari Lapas Gunung Sindur.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved