Breaking News:

Jumlah Anggota TGUPP Dipangkas tapi Anggarannya Tetap Rp 19,8 Miliar, Kok Bisa?

JUMLAH anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta dipangkas dari 67 orang menjadi 50 orang.

Istimewa
BALAI KOTA DKI Jakarta 

Dalam rapat Banggar yang dihelat kemarin, ada 17 anggota dewan aktif menyampaikan pandangannya, mulai dari PSI, Gerindra, PAN, PDI-Perjuangan, Golkar, Nasdem, hingga PKS.

Gerindra, PAN, dan PKS tegas menyatakan setuju dengan keputusan pimpinan Banggar.

Tapi lain hal dengan PDIP. Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono langsung menyatakan keberatan.

 KPK Sarankan Pemerintah Perbaiki Sarana di Lapas Ketimbang Berikan Grasi kepada Koruptor

Dia tak setuju kalau jumlah anggota TGUPP dipangkas jadi 50 orang.

Mengingat, pekerjaan mereka hanya sebatas memberi masukan kepada gubernur. PDIP menilai pantasnya jumlah mereka disunat jadi tinggal 17 orang.

"Makin banyak yang beri masukan makin rumit. Ini bukan tempat penampungan. Kami tetap menolak sejumlah 50 orang. Kami usul sebanyak-banyaknya 17 orang," kata Gombong.

 BREAKING NEWS: Area Lay Bay Ditutup, Lalu Lintas di Depan Stasiun Bekasi Macet Parah

Meski terjadi penolakan, keputusan pimpinan rapat Banggar tidak berubah.

Adapun anggaran TGUPP dalam RAPBD 2020 senilai Rp19,8 miliar disebut praktis dipakai menggaji 67 anggotanya, termasuk ketua TGUPP.

Mereka punya besaran gaji berbeda sesuai tingkatan.

 BIKIN Macet! Ternyata PT KAI Tutup Area Lay Bay di Stasiun Bekasi Tanpa Koordinasi

Untuk ketua TGUPP yang setara jabatan eselon 2b, punya honorarium Rp 51,5 juta. Sedangkan jabatan ketua bidang Rp41,2 juta.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved