Berita Duka

Keluarga Korban Bocah yang Tewas Tersengat Arus Listrik di Penjaringan Minta Tanggung Jawab PLN

Keluarga korban tewas tersengat listrik di dekat Rusun Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara meminta pertanggungjawaban PLN.

Keluarga Korban Bocah yang Tewas Tersengat Arus Listrik di Penjaringan Minta Tanggung Jawab PLN
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kedatangan jenazah GR ke rumah duka di dekat Rusun Penjaringan RT 12/RW 12 Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Keluarga bocah laki-laki berinisial GR (7) yang adalah korban tewas tersengat listrik di dekat Rusun Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara meminta pertanggungjawaban PLN.

Paman korban, Madrofik (64) mengatakan, mereka meminta tanggung jawab PLN terkait peristiwa tewasnya GR, saat hendak mengambil bola di sekitar lokasi.

"Kita minta bertanggung jawab pihak PLN. Jangan sampe terulang lagi," ungkapnya, Kamis (5/12/2019).

Bocah yang Tersengat Aliran Listrik Sempat Ditolong Pengelola Rusun Sebelum Dinyatakan Meninggal

Selain itu pihaknya juga meminta tanggung jawab pengelola Rusun Penjaringan. Pasalnya kejadian itu berada di bekas lokasi rusun tanpa ada pengawasan.

"Biasanya kan dibongkar, ditutup pakai seng, kok ini bisa nyablak begitu, kan keteledoran dia orang," ungkapnya.

Madrofik menambahkan pihaknya tidak tahu ada aliran listrik di lokasi yang menyebabkan GR tewas tersengat listrik.

"Soalnya, namanya udah dibongkar kan, udah nggak tahu kalau ada aliran listrik di situ. Nggak tahu. Kosong begitu aja," katanya.

Update Bocah Tewas Tersengat Listrik Saat Ambil Bola Ada Sisa Potongan Kabel Listrik Tergenang Air

Korban yang merupakan anak tunggal dari pasangan Suhaeni dan Sumitro itu memang sering main di sekitar lokasi.

"Namanya anak kecil nggak bisa dilarang. Main gitu aja. Itu pulang sekolah. Emang biasanya main di situ, nggak tentu sih. Kadang di situ, kadang lari-lari di lingkungan," tuturnya.

Rencananya korban akan dimakamkan di Desa Cikopo Mayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor pada Jumat (6/12/2019).

Kemendes Wujudkan Inovasi Kuliah Online untuk Masyarakat Desa Melalui Akademi Desa dan Website

Pantsuan di lokasi, kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga. Suhaeni terus menangis saat mengiringi jenazah anaknya disemayamkan di masjid dekat rumah.

Bahkan Suhaeni sempat pingsan dan harus dibopong oleh tetangga karena tidak kuasa menerima kenyataan anak satu-satunya tewas tersengat listrik. 

Kedatangan jenazah GR ke rumah duka di dekat Rusun Penjaringan RT 12/RW 12 Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dishub Mengerahkan 6 Petugas Jalan Daan Mogot Belum Terdampak Proyek Jalan Tol Layang Dalam Kota

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved