‎Megawati Pernah Marahi Menlu dan Panglima TNI karena Biarkan Prabowo Tak Punya Kewarganegaraan

KETUA Dewan Pengarah BPIP Megawati Sukarnoputri sempat berbagi cerita soal kedekatannya dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
tangkapan layar kompas tv @LieDetectorID
Prabowo saat bertemu megawati 

KETUA Dewan Pengarah Badan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Sukarnoputri sempat berbagi cerita soal kedekatannya dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Hal ini diungkapkan Megawati saat memberikan sambutan di acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019)‎.

"Kenapa Pak Prabowo, orang bingung kok saya bisa sobatan sama yang namanya Prabowo. Memangnya kenapa?" ujar Megawati mengawali pembicaraanya.

Peserta Reuni 212 Panggil Anies Baswedan Gubernur Indonesia, Minta Tetap Pimpin DKI Sebelum 2024

Menurut Megawati, persahabatan dirinya dengan Prabowo merupakan wujud pengaplikasian Pancasila.

Megawati menegaskan, Prabowo tidak pernah ia anggap sebagai musuh.

"Kenapa saya sobatan sama Pak Prabowo? Itu Pancasila saya. Katanya musuh harus dirangkul."

Anies Baswedan Koreksi Jumlah Peserta Reuni 212, dari Ratusan Ribu Jadi Jutaan

"Kalau Prabowo musuh saya, untuk apa saya suruh dia pulang? Dulu saya ambil beliau keleleran," ‎ungkap Megawati.

Megawati ‎melanjutkan ketika itu dirinya sempat marah pada Menteri Luar Negeri hingga Panglima TNI, karena membiarkan Prabowo tidak memiliki kewarganegaraan alias stateless.

"Saat itu saya marah sebagai presiden. Siapa yang buang beliau stateless?"

Ketua GNPF Ulama Bilang Rizieq Shihab Bakal Pulang Sebelum Reuni 212 2020, Sebut Ada Tangan Jahat

"Beliau manusia Indonesia, pulang. Begitu itu tanggung jawab," tutur Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut.

Megawati Sukarnoputri juga berbagi cerita ketika dirinya diangkat menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), oleh Presiden Jokowi.

Kala itu, Megawati mengaku sedang berada di luar negeri.

Dia mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Di perbincangan tersebut, Megawati diminta menjadi Ketua Dewan Pengarah BPIP.

 DUA Prajurit Kopassus Sumbang Medali Emas dan Perak di SEA Games 2019, Indonesia Peringkat Tiga

"Saya waktu itu sedang di luar negeri. Lalu ditelepon oleh Setkab diminta untuk jadi ketua dewan pengarah."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved