Selasa, 12 Mei 2026

Konsumen Indonesia Belanja Online hingga 5 Kali Sebulan

Menurut laporan itu, rata-rata satu orang konsumen Indonesia dapat berbelanja di marketplace sebanyak 3-5 kali dalam satu bulan.

Tayang:
Syosys
Ilustrasi belanja online 

Namun, laporan dari SIRCLO juga menggarisbawahi beberapa tantangan sektor e-commerce di Indonesia.

Setelah Terjadi Kecelakaan, Kemenhub Ingin Ada Rekayasa Lalu Lintas di Tol Cipali

Tantangan-tantangan tersebut antara lain pertama, industri e-commerce yang kompetitif dan rawan ‘membakar uang’ demi menggaet konsumen.

Kedua, masih banyaknya populasi yang belum memiliki rekening bank formal dan saat ini mulai terfasilitasi dengan adanya e-wallet.

Ketiga, layanan logistik yang mahal dan kurang kompeten.

Terakhir, kurangnya SDM yang relevan, terutama dari di bidang sains, teknik, dan matematika yang sangat diperlukan dalam pengembangan perusahaan teknologi.

Brian mengatakan, pihaknya telah membantu brand dan pemilik usaha meningkatkan penjualan di berbagai marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak, dan Blibli.com.

Soal Investasi, Ini Kata Investor Kawakan Warren Buffett: Investasikan Diri Anda

Melalui SIRCLO Commerce, perusahaan teknologi ini memiliki misi membantu brand lokal dan multinasional, menangani proses penjualan end-to-end di marketplace.

“Produk teknologi terbaru kami, Connexi, merupakan teknologi di balik operasional SIRCLO Commerce," kata Brian.

Melalui tools ini, telah membantu lebih dari 40 principals ternama yang memayungi lebih dari 200 brand besar.

"Beberapa di antaranya adalah Reckitt Benckiser, Arnotts, Arla, L'Oréal (Group), Eiger, Levi's dan yang terbaru saat ini, Unilever,” kata Brian.

Kerasnya Persaingan Bisnis Pembiayaan, Pelaku Usaha Multifinance Berkurang

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Studi: Konsumen Indonesia Belanja Online hingga 5 Kali Sebulan

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved