Kerasnya Persaingan Bisnis Pembiayaan, Pelaku Usaha Multifinance Berkurang

Kerasnya persaingan di bisnis pembiayaan memakan korban. Ini terlihat dari jumlah perusahaan multifinance dari tahun ke tahun terus berkurang.

Editor:
pexels
Ilustrasi 

Jumlah ini terus tergerus hingga per Oktober 2019 tinggal menjadi 185 perusahaan.

Tren penurunan jumlah multifinance, tampaknya, masih akan terus terjadi jika melihat ketentuan pemenuhan modal minimum sebesar Rp 100 miliar.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Kerasnya persaingan di bisnis pembiayaan memakan korban.

Ini terlihat dari jumlah perusahaan multifinance dari tahun ke tahun terus berkurang.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, per tahun 2016, jumlah multifinance mencapai 200 perusahaan.

Jumlah ini terus tergerus hingga per Oktober 2019 tinggal menjadi 185 perusahaan.

Soal Investasi, Ini Kata Investor Kawakan Warren Buffett: Investasikan Diri Anda

Tren penurunan jumlah multifinance, tampaknya, masih akan terus terjadi jika melihat ketentuan pemenuhan modal minimum sebesar Rp 100 miliar.

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) 2B OJK, Bambang W Budiawan, mengatakan, ada beberapa faktor penyebab penurunan jumlah perusahaan pembiayaan.

Yang paling utama adalah mereka melanggar ketentuan rasio prudensial serta merosotnya kemampuan permodalan pemegang saham pengendali sehingga kinerja keuangan perusahaan ikut jatuh.

Terjadi Tren Penurunan IHSG, Jumlah Investor Bursa Efek Indonesia Bertambah

Selanjutnya terjadi berbagai praktik tata kelola yang buruk.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved