Setelah Terjadi Kecelakaan, Kemenhub Ingin Ada Rekayasa Lalu Lintas di Tol Cipali

Kemenhub menginginkan adanya rekayasa di Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) setelah terjadinya kecelakaan kendaraan yang menewaskan 6 orang.

Setelah Terjadi Kecelakaan, Kemenhub Ingin Ada Rekayasa Lalu Lintas di Tol Cipali
capture youtube Yuherda
Kondisi mobil Avanza yang alami kecelakaan di Jalan Tol Cipali. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginginkan adanya rekayasa di Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) setelah terjadinya kecelakaan kendaraan yang menewaskan enam orang pada Minggu (1/12/2019) pukul 05.15 WIB.

Menurut Kemenhub, rekayasa lalu lintas di Tol Cipali sangat penting agar kecepatan kendaraan bisa berkurang saat melaju di jalan tol tersebut.

“Kalau secara geometrik jalan tidak ada masalah dengan ruas Cikampek-Palimanan, namun walau begitu kami telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan BPJT untuk melakukan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kecepatan kendaraan,” kata Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Pitra Setiawan, Minggu (1/12/2019).

Juragan Tas Louis Vuitton Mengancam Posisi Bezos dan Gates sebagai Orang Terkaya di Dunia

Selanjutnya, Pitra mengimbau kepada para pengguna jalan agar tetap berhati-hati agar kejadian tersebut tak terulang kembali.

“Kami mengimbau kepada para pengguna jalan terutama jalan tol agar selalu waspada saat mengemudi, perhatikan selalu rambu-rambu dan marka jalan serta berhenti beristirahat jika lelah. Berhentilah setelah mengemudi 3-4 jam. Jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi,” katanya.

Saat ini, Kemenhub tengah menyelidiki penyebab kecelakaan yang terjadi di kilometer 113 Tol Cipali, Kampung Haniwung, Desa Gembor, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Minggu (1/12/2019) pukul 05.15 WIB.

Kerasnya Persaingan Bisnis Pembiayaan, Pelaku Usaha Multifinance Berkurang

“Pertama izinkan kami menyampaikan ucapan duka cita atas musibah yang terjadi. Kami berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan tersebut,” kata dia.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi di kilometer 113 jalur B Kampung Haniwung, Desa Gembor, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Minggu (1/12/2019) pukul 05.15 WIB.

Enam orang tewas dan satu luka berat dalam kecelakaan itu.

Kasat Lantas Polres Subang AKP Bambang Sumitro mengatakan, kecelakaan bermula saat Toyota Avanza Nopol B 1076 PVC yang dikemudikan Sutarno datang dari arah Palimanan menuju arah Cikopo menabrak dari belakang truk Mitsubisi Fuso Nopol B 9556 UIO yang dikemudikan Imron Fauzi.

Truk tersebut datang dari arah sama dengan kendaraan yang dikemudikan Sutarno pada lajur lambat atau kiri.

"Diduga sopir minibus Toyota Avanza kurang konsentrasi, tidak memperhatikan adanya kendaraan yang ada di depannya," kata Bambang, saat dihubungi.

Soal Investasi, Ini Kata Investor Kawakan Warren Buffett: Investasikan Diri Anda

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kemenhub Ingin Ada Rekayasa Lalu Lintas di Tol Cipali, Ini Alasannya

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved