Rekomendasinya Banyak Tidak Dijalankan Kementerian, KPK Merasa Tak Dihargai

WAKIL Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengungkapkan, banyak rekomendasi pencegahan korupsi yang diajukan pihaknya, tidak diikuti oleh kementerian.

Rekomendasinya Banyak Tidak Dijalankan Kementerian, KPK Merasa Tak Dihargai
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). 

WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengungkapkan, banyak rekomendasi pencegahan korupsi yang diajukan pihaknya, tidak diikuti oleh kementerian.

Hal tersebut diungkapkan Syarif saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR.

Kementerian pertama yang disebut oleh Syarif adalah Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Humphrey Djemat Ungkap Ada Calon Menteri Jokowi Dipalak Rp 500 Miliar oleh Parpol, Siapa?

Menurut Syarif, pihaknya sudah melayangkan beberapa rekomendasi, namun tidak dijalani.

"(Rekomendasi KPK) ada yang diikuti, ada yang tidak diikuti. Bahkan ada yang tidak diindahkan, contoh ESDM."

"Mereka ingin memasang flow meter di pipa untuk mengukur berapa sih lifting minyak dan gas di Indonesia?"

Politikus PPP: Ahok, Jokowi, Risma, Ridwan Kamil Takkan Muncul Kalau Tidak Ada Pilkada Langsung

"Kita sudah bilang, itu enggak boleh karena itu enggak akan efektif kajiannya, tetap dilaksanakan," ujar Syarif di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Dirinya juga mengungkapkan pihaknya pernah merekomendasikan terkait pengusutan izin 6.000 tambang ilegal.

Namun, rekomendasi tersebut tidak dijalani oleh Kementerian ESDM.

Sempat Dicari-cari Hotman Paris tapi Batal Bertemu, Bripda Vani Kini Masih Jomblo

"Sampai hari ini tidak ada satu pun kasus yang diselidiki."

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved