Anak Berkebutuhan Khusus
Cara Merangsang Minat Cinta Seni terhadap Anak Austisme, Ekspresikan Diri Sesuai Kegemaran
Cara efektif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak dengan autisme adalah melalui kegiatan seni.
Penulis: |
Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan otak yang memengaruhi kemampuan penyintasnya dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Gejala ASD mulai ditemui sejak kanak-kanak dan berlangsung hingga remaja, bahkan dewasa.
Menurut data World Health Organization, dari 160 anak di dunia, setidaknya terdapat 1 anak dengan penyintas ASD ataui autisme.
Nuryanti Yamin, Ortopedagog dan Co-Founder Drisana Center mengatakan, gejala ASD dapat ditemui pada masa kanak-kanak.
Namun, hanya sebagian kecil anak dengan autisme yang dapat hidup mandiri hingga dewasa.
Mayoritas anak dengan autisme memiliki kesulitan komunikasi dan bahasa tingkat parah, sehingga membutuhkan dukungan dan perawatan seumur hidup.
• Cara Mencegah Kanker Serviks, Ini Harga Suntikan Vaksin HPV
• Syamsir Alam dan Bunga Jelitha Sosialisasi Manfaat Persiapkan Kesehatan Sebelum Menikah
Beberapa indikator pada anak dengan autisme adalah ekspresi wajah datar, tidak menggunakan bahasa tubuh, jarang memulai komunikasi.
Anak autisme tidak meniru aksi atau suara, bicara sedikit atau tidak sama sekali, membeo kata, intonasi bicara aneh, tampak tidak mengerti kata, serta menggunakan kata secara terbatas.
Nuryanti menjelaskan, intervensi sejak dini sangat penting dilakukan, untuk mendorong perkembangan anak dengan autisme.
Salah satu cara yang terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak dengan autisme adalah melalui kegiatan seni.
"Seni menyenangkan buat anak dan orangtua. Ketika anak melakukan kegiatan seni bisa mengasah sensoris motorik, mengenal warna, bisa mengekspresikan perasaan," kata Nuryanti.
Dia mengatakannya saat konferensi pers kolaborasi Sorak Gemilang Entertainment dalam penggalangan dana untuk Sekolah khusus Anak Berkebutuhan Khusus Drisana, Rabu (20/11/2019).
• Pendidikan Anak Usia Dini Penting Untuk Menyiapkan Masa Depan Buah Hati Anda
• Menggiring Remaja Berangkat ke Sekolah Lebih Pagi Bikin Kesehatan Anak Buruk, Ini Alasan Para Ahli
"Ketika kemamapuan bahasa tidak bisa, bisa dengan menggambar. Untuk mengontrol emosi juga dengan seni," ujarnya lagi.
Menurutnya, tidak hanya anak dengan autisme saja, setiap anak yang minat akan melakukan kegiatan terus menerus.
Pada anak dengam autisme, ketika anak minat menggambar, tugas terapis dan juga orang tua untuk memulai dari titk nol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/austism12711.jpg)