Novel Baswedan Diteror

Tak Lagi Naik Motor, Novel Baswedan Kini Diantar Jemput Mobil Dinas KPK untuk Bekerja

PENYIDIK senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku naik mobil dinas dari rumah menuju kantor dan sebaliknya.

Tak Lagi Naik Motor, Novel Baswedan Kini Diantar Jemput Mobil Dinas KPK untuk Bekerja
TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI
Penyidik senior Novel Baswedan turut hadir bersama ratusan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lainnya, saat upacara peringatan ke-73 Kemerdekaan RI, di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/8/2018). 

PENYIDIK senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku naik mobil dinas dari rumah menuju kantor dan sebaliknya.

Hal itu dilakukan Novel Baswedan imbas tragedi penyiraman air keras pada 11 April 2017.

"Mobil dari kantor ada yang antar jemput," kata Novel Baswedan kepada wartawan, Sabtu (23/11/2019).

KRONOLOGI Siswa SMA Tusuk Guru karena Cinta Tak Direspons, Ternyata Alami Gangguan Jiwa

Biasanya, Novel Baswedan bolak-balik dari rumahnya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, ke kantor KPK menggunakan sepeda motor.

Tapi kini setelah penglihatan matanya kabur, ia memilih mobil dinas.

"Udah enggak, enggak dulu," ucap Novel Baswedan.

Tak Setuju BNN Dibubarkan, Moeldoko: Yang Terpenting Ada Penguatan, Bukan Pembubaran

Mata kiri Novel Baswedan mengalami kerusakan 95 persen, sedangkan mata kanannya harus menggunakan hard lens untuk dapat melihat.

Dua setengah tahun telah berlalu, namun kasus penyerangan Novel Baswedan belum juga terungkap.

Penyidik yang kerap menangani kasus korupsi kakap ini dahulunya terkenal kerap bepergian dengan sepeda motor.

Dua Suporter Indonesia Dikeroyok Fans Malaysia, Tiga Orang Ditahan, Tak Ada yang Ditikam

Dia bahkan pernah dua kali ditabrak oleh orang yang diduga ingin menyerangnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved