Reuni 212

Maulid Akbar 212 Tidak Peduli Ahok Jadi Komisaris BUMN dan Tidak Pernah Membahasnya

Panitia Persaudaraan Alumni (PA) 212 Tahun 2019 tidak mempersoalkan bila Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diangkat jadi Komisaris Utama PT Pertamina.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Doa bersama 212 di Monas. 

Forkopimda DKI Jakarta yang terdiri dari Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kejaksaan Tinggi Jakarta dan Pengadilan Tinggi Jakarta telah memberikan izin kepada PA 212 untuk menggelar acara rutin yang diadakan setiap tahun ini.

 Megawati Tolak Menyalami Surya Paloh dan Agus Yudhoyono Saat Pelantikan Puan Maharani Jadi Ketua DPR

Bahkan, koordinasi dengan pihak keamanan dalam hal ini Polrestro Jakarta Pusat juga tetap berjalan dengan baik.

“Perizinan sudah selesai, tinggal teknisnya saja seperti panggung dan sound system (alat pengeras suara) saja,” ujarnya.

 UPT Monas Menjamin Penyelenggaraan Maulid Akbar dan Kegiatan Papua Tidak Mengganggu Jadwal Perawatan

Menurut dia, tema yang dibahas dalam Maulid Akbar itu adalah tentang Keselamatan Negeri.

PA 212 berharap, Indonesia dijauhkan dari mara bahaya dan dilimpahkan rejeki untuk masyarakatnya.

“Lalu, kami berdoa agar negara dilindungi dari penista agama, sebab penista agama masih terjadi lagi. Jadi jangan lagi menyinggung masalah agama, karena agama apapun tidak boleh dinistakan,” katanya.

 Anies Baswedan Mengizinkan Kegiatan Papua di Hari Ahad dan Reuni PA 212 Digelar Monas di Hari Senin

Dalam kesempatan itu, Awit menyinggung dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri karena dinilai membandingkan Presiden RI pertama Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.

“Nanti, ada Tausiyah untuk mengingatkan agar tidak lagi berbicara mengarah ke sana (penistaan agama)."

"Karena, persoalan ini luar buasa, dari berbagai wilayah di luar juga banyak yang turun melakukan demonstrasi untuk kasus Sukmawati,” katanya. 

Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memberi izin kepada Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk menyelenggarakan Maulid Akbar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada hari Senin (2/12/2019).

Seperti diketahui, biasanya pihak pengelola Monas menutup kawasan wisata itu karena adanya perawatan rutin setiap pekan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pemberian izin itu berdasarkan rekomendasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi DKI Jakarta pada Selasa (19/11/2019) dan Rabu (20/11/2019).

Saat itu, Forkopimda yang terdiri dari Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kejaksaan Tinggi Jakarta dan Pengadilan Tinggi Jakarta membahas soal dua rencana kegiatan yang diselenggarakan di Monas pada Ahad (1/12/2019) dan Senin (2/12/2019) mendatang.

“Untuk yang 1 Desember itu terkait Papua dan 2 Desember terkait Maulid Akbar. Nah di situ (musyawarah) kesimpulannya memang diberikan izin,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, pada Jumat (22/11/2019).

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved