Curi Uang Bank DKI

BKD DKI Berhentikan Sementara Dua Oknum Satpol PP Pencuri Bank DKI yang Berstatus PNS

Pemprov DKI memberhentikan sementara dua oknum pegawai Satpol PP Jakarta Barat yang diduga terlibat pencurian ATM Bersama melalui rekening Bank DKI.

Shutterstock
Ilustrasi 

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI memberhentikan sementara dua oknum Pegawai Sipil Negeri (PNS) yang bertugas di Satpol PP Jakarta Barat.

Mereka dibebastugaskan sementara karena diduga terlibat dalam pencurian di mesin ATM Bersama melalui rekening Bank DKI dengan 10 pegawai kontrak Satpol PP lainnya.

Kepala BKD DKI Chaidir mengatakan, pemberhentian sementara itu mengacu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Sekda DKI Kecewa Sistem Keamanan Bank DKI Hingga 12 Oknum Satpol PP Bisa Curi Duit di ATM Bersama

Bagi PNS yang terjerat kasus pidana, pemerintah wajib memberhentikan sementara agar mereka fokus pada persoalan hukum yang menjeratnya.

Di samping itu, pemecatan mereka juga harus menunggu putusan pengadilan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Dari 12 oknum itu, dua di antaranya PNS yang menjabat sebagai staf. Kalau tidak salah mereka bertugas di Satpol PP Jakarta Barat,” ujar Chaidir saat dihubungi, Kamis (21/11/2019) malam.

Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik: Pemprov DKI Harus Evaluasi Direksi Bank DKI.

Chaidir menyayangkan lemahnya integritas dua oknum PNS tersebut.

Sebagai ASN yang berada di lingkup Pemprov DKI Jakarta, kesejahteraan mereka sudah lebih dari cukup.

Bahkan minat masyarakat umum yang mengikuti CPNS di DKI Jakarta juga sangat tinggi.

12 Oknum Satpol PP DKI Jakarta Terancam Dipecat, Terlibat Pembobolan ATM

“Bukan masyarakat umum saja, tapi lulusan IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) juga banyak yang ingin kerja di Pemprov DKI Jakarta karena kesejahteraannya (gajinya) sangat baik,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved