Breaking News:

PEMBANGUNAN

Pengembang Tetap Tutup Jalan Tambun Rengas Walau Anies Baswedan Lakukan Sidak

Disidak Anies Baswedan, Jalan Tambun Rengas Tetap Ditutup Pengembang. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Istimewa
Lokasi penutupan jalan oleh Pengembang Jakarta Garden City (JGC) di Tambun Rengas, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur beberapa waktu lalu. 

MESKI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi penutupan jalan di Tambun Rengas, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Namun jalan yang menjadi kewajiban pengembang Jakarta Garden City (JGC) ini tetap ditutup secara sepihak selama sebulan terakhir.

“Pak Gubernur sudah meninjau lokasi itu, dan sempat ada kesepakatan bakal dibuka. Tapi sampai sekarang jalan itu masih ditutup,” ujar anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Muhayar RM saat dihubungi pada Selasa (19/11/2019).

Legenda Bulu Tangkis Liem Swie King Gundah Soal Tunggal Putra

Muhayar lantas mempertanyakan pengawasan yang dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Sebagai anak buah yang berada di wilayah, Wali Kota Administrasi Jakarta Timur harusnya mengimplementasi perintah dari atasannya dalam hal ini Gubernur DKI.

“Kami minta Pemkot Jakarta Timur jangan sampai ‘masuk angin’, jadi harus tetap kritis demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Atas polemik itu, DPRD DKI Jakarta berencana akan memanggil pengembang JGC. Legislator menyebut, penutupan jalan itu sangat merugikan masyarakat karena mereka harus mencari jalan alternatif yang cukup jauh.

Penutupan jalan ini, kata da, juga sudah terjadi sejak Sabtu, 12 Oktober 2019 lalu. Tanpa ada pemberitahuan kepada warga, tiba-tiba ruas jalan itu ditutup.

Kodim Depok Ajak Masyarakat Tangkal Paham Radikalisme

Padahal selama ini jalan yang dibangun pengembang sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada pemerintah sangat membantu masyarakat menuju wilayah lain.

“Ruas jalan ini menjadi jalan alternatif bagi warga di dua kelurahan, yakni Cakung Timur dan Ujung Menteng,” ucapnya.

Bila pengembang JGC memenuhi panggilan DPRD, dewan bakal mempertanyakan kewajiban pengembang itu kepada pemerintah.

Berdasarkan informasi yang dia terima, pihak pengembang diduga lalai terhadap kewajibannya seperti membangun kantor RW.

“Makanya untuk detailnya mereka akan kami panggil untuk dicek seluruh kewajibannya kepada pemerintah. Kalau mereka abai, yah akan kami minta untuk mewujudkan kewajibannya karena demi masyarakat,” ungkapnya. 

Terbukti Melakukan Tindak Penganiayaan, Kriss Hatta Dituntut Jaksa Hukuman Penjara Selama 10 Bulan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved