Sisi Lain Jakarta

Bagaimana Penjualan Pedagang Buah di Jalan Barito?

Jalan-jalan sambil bersantai di Taman Ayodya, jangan lupa untuk membeli buah segar untuk dibawa pulang yang dibeli di Jalan Barito.

Bagaimana Penjualan Pedagang Buah di Jalan Barito?
Kontan.co.id/Tri Sulistiowati
Pedagang buah di Jalan Barito, Jakarta Selatan. 

Para konsumen banyak belanja buah pada hari Jumat dan Sabtu.

Rata-rata, mereka membeli buah dalam bentuk parsel untuk kebutuhan hantaran pernikahan, menjenguk orang sakit, atau untuk dimakan sendiri.

Bila sedang ramai pengunjung, dia bisa mengantongi omzet hingga Rp 2 juta.

Di hari Minggu biasanya hanya satu atau dua orang saja yang datang.

"Saya saja baru dapat penglaris (pukul 16.00) dari seharian buka toko," jelasnya.

Dalam kiosnya yang berukuran 3 meter x 2 meter persegi dia menyediakan aneka parsel buah dengan harga mulai dari Rp 75.000 sampai Rp 200.000 per wadah.

Selain parsel buah, dia juga menjual parcel barang pecah belah seperti satu set teko dan satu set piring yang dihargai mulai dari Rp 150.000 sampai Rp 400.000 per unit.

Selain melayani penjualan ritel, Yanti juga mempunyai pelanggan restoran dan hotel dikawasan Blok M.

Saban harinya, lebih dari 10 kilogram buah yang dikirim ke seluruh pelanggan.

Senada dengan Yanti, Surayem, pemilik toko buah Makmur Semarang, juga mengatakan soal sepinya pembeli di hari Minggu.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved