Bom Medan

Polisi Temukan 2 Butir Peluru Kaliber 22 di Jok Motor Bomber Polrestabes Medan

POLISI menemukan dua butir peluru yang diduga milik pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) kemarin.

Polisi Temukan 2 Butir Peluru Kaliber 22 di Jok Motor Bomber Polrestabes Medan
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Bom meledak di Kantor Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pagi ini. 

Sebelumnya, Mabes Polri menyampaikan kronologi pelaku bom bunuh diri bisa masuk area parkiran di Mapolresta Medan, Sumatera Utara.

Polisi menyebut pelaku menyusup bersama masyarakat yang hendak mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Padahal, kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, seluruh masyarakat yang masuk ke area kantor polisi harus dicek petugas penjagaan.

 Rangkulannya dengan Presiden PKS Disindir Jokowi, Surya Paloh: Diskursus Politik Paling Picisan!

Namun, ketika itu, pelaku bom bunuh diri memanfaatkan momen padatnya situasi untuk menyusup.

"Jadi hasil pemeriksaan anggota kepolisian di sana, semua sudah dilakukan penggeledahan."

"Termasuk, barang-barang yang dibawa sudah melakukan pengecekan semuanya," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

 Dilaporkan Politikus PDIP, Novel Baswedan: Saya Khawatir dalam Rangka Ngerjain Polisi

"Kebetulan pada saat itu ada beberapa kegiatan kepolisian dan masyarakat yang akan menjalani SKCK."

"Bersama-sama masuk. Nah, momen itu dimanfaatkan oleh pelaku untuk menyusup," jelasnya.

Dedi Prasetyo mengatakan, sejatinya pelaku berencana meledakkan diri di tempat yang telah ditentukan.

 Ditanya Peluang Jadi Capres 2024, Anies Baswedan: Masyaallah, Saya Baru Dua Tahun Kerja di Jakarta

Namun, bom tersebut telah meledak di area parkiran yang jaraknya hanya sekitar 30 hingga 50 meter dari tempat penjagaan Polrestabes Medan.

Namun, dia memastikan, kepolisian masih melakukan investigasi lebih lanjut terkait lokasi yang ditargetkan oleh pelaku.

"Nanti bakal bisa kita buktikan bahwa pelaku itu meledaknya apakah dia melakukan peledakan langsung secara spontan ataupun ada pemicu lainnya," tuturnya.

Enam Korban Luka

Mabes Polri menyatakan ada enam korban luka dalam peristiwa ledakan bom di halaman parkiran Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pagi.

Korban tersebut terdiri dari warga sipil dan anggota kepolisian.

Hal itu diungkapkan oleh Karopenmas Humas Mabes Polri Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

 Menantu Sebut Rizieq Shihab Dua Kali Dicekal, Imigrasi Belum Terima Surat dari Arab Saudi

Ada pun ledakan bom diduga berasal dari bom bunuh diri oleh pelaku yang mengenakan jaket ojek online.

"Ledakan yang diduga dilakukan seorang dengan boleh dikatakan melakukan bom bunuh diri atau suicide bomber."

'Yang mengakibatkan ada 6 orang mengalami luka akibat ledakan tersebut, 4 anggota Polri, kemudian satu PHL atau pekerja harian lepas, satu masyarakat," papar Dedi Prasetyo.

 Fadli Zon Bilang Pencekalan Rizieq Shihab Pesanan, Sebut Proses Pemulangannya Cuma Butuh Satu Hari

Selain korban luka-luka, ia mengatakan terdapat satu orang meninggal dalam lokasi kejadian. Dia menduga, korban merupakan pelaku bom bunuh diri.

"Yang ditemukan di TKP itu dugaan kuat itu adalah pelaku yang satu orang," ucapnya.

Dia menambahkan, sejumlah kendaraan yang terparkir di halaman Polrestabes Medan juga menjadi korban ledakan bom.

 Surya Paloh Bilang Sayang Sampai Kirim Intelijen karena Tak Disalami, Megawati Tersenyum

"Untuk kerusakan ada 4 kendaraan yang mengalami kerusakan, ada 3 kendaraan milik dinas dan satu milik pribadi," terangnya.

Saat ini, kata Dedi, pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait ledakan bom di Polrestabes Medan.

Khususnya, untuk menyelidiki identitas pelaku peledakan bom tersebut.

 Akhirnya Peluk Erat Surya Paloh di Ultah Partai NasDem, Jokowi Akui Cemburu

"Densus 88 bersama Inafis dan labfor melakukan olah TKP untuk betul-betul memastikan identitas pelaku."

"Nanti dengan teknologi yang dimiliki Inafis apabila pelaku ini sidik jarinya berhasil diambil dengan baik."

"Dan kemudian pelaku ini nanti memiliki e-KTP, nanti database ini akan terkoneksi dengan database yang ada di Dukcapil."

 Mahfud MD Bilang Jokowi Pernah Minta KPK Ungkap Kasus Besar tapi Tak Kunjung Dilaksanakan

"Sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama identitas pelaku ini bisa diketahui," tuturnya.

Sebelumnya, pelaku peledakan bom bunuh diri yang mengguncang Mapolrestabes Medan di Jalan HM Said, terlihat dalam rekaman CCTV.

Dalam rekaman CCTV tersebut, tampak seorang pria mengenakan setelan jaket hijau kombinasi hitam, sedang berjalan mengenakan ransel.

Gambar rekaman CCTV ini beredar di grup WhatsApp, hingga akhirnya pria itu meledakkan diri dan terdengar suara ledakan yang cukup keras di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) pagi.

 BREAKING NEWS: Ledakan Diduga Bom Terjadi di Polrestabes Medan

Informasi yang beredar di kalangan jurnalis, pelaku berinisial RMN (24), yang tercatat sebagai warga Jalan Nangka, Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah, Kota Medan, Sumut.

Yang mengejutkan di KTP-nya, pelaku berstatus pelajar/mahasiswa.

Informasi yang dihimpun, kejadian terjadi sekitar pukul 08.45 WIB.

 Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumut Sedang di Bogor Saat Bom Bunuh Diri Meledak

Di mana, ada orang tidak dikenal (OTK) melakukan aksi bom bunuh diri.

Sekira pukul 08.00 WIB, diduga pelaku masuk ke Polrestabes Medan menggunakan jaket ojek online.

Pelaku masuk melalui pintu depan menuju Bagian Operasi.

 Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Pakai Jaket Ojek Online, Begini Respons Go-Jek

Sesampai disana, pelaku meledakkan diri dan mengakibatkan korban jiwa luka-luka.

Akibat peristiwa itu beberapa orang terluka.

Di antaranya Kasi Propam luka di bagian tangan.

 Pengamat Sebut Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Aksi Balas Dendam Atas Kematian Pimpinan ISIS

Termasuk, pekerja harian lepas J Purba luka di bagian wajah.

Anggota Propam dan Piket Bagian Operasi juga terluka.

Informasi terbaru, identitas Kasi Propam adalah Kompol Abdul Mutholib.

 Kapolda Ungkap KKB Papua Kerap Ganggu Freeport, Motifnya Mau Makan Enak

Ketiga korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara.

Pelaku dinyatakan meninggal dunia dengan tubuh hancur akibat bom bunuh diri tersebut.

Di lokasi, polisi telah berjaga-jaga dan menutup jalan.

 KRONOLOGI Sementara Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Pelaku Berjaket Ojek Online

Sampai saat ini sedang dilaksanakan olah TKP, pengamanan dan penyelidikan. (M Andimaz Kahfi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved