Maulid Nabi

Ustadz Adi Hidayat Mengungkap Hukum Melarang Maulid Jawab yang Benar Maulid Nabi atau Maulud Nabi

secara khusus, Ustadz Adi Hidayat selalu menyempatkan hadir di saat diundang sebagai penceramah Maulid Nabi.

YouTube
Ustadz Adi Hidayat 

Di Mojokerto, tradisi Keresan identik dengan perayaan Maulid Nabi.

Dalam tradisi Keresan, warga masyarakat berlomba-lomba untuk mendapatkan aneka hasil bumi yang diikat di atas pohon keres.

Pohon keres yang lebat dengan aneka hasil bumi ini adalah simbol kelahiran Nabi Muhammad yang membawa berkah bagi umat Islam di seluruh dunia.

Lain halnya dengan daerah Banten, masyarakat setempat merayakan Maulid Nabi dengan acara ngeropok (rebutan) Panjang Maulud.

Dalam acara ini, puluhan kendaraan dan gerobak hias yang diisi berbagai makanan, hasil bumi, pakaian, dan barang lainnya diarak keliling kota dan kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar.

WNA Korut Bos Pabrik Kertas Belum Ditetapkan Tersangka Meski Kerap Menganiaya Manajer HRD dan Buruh

Terungkap Fakta Kedekatan Surya Paloh dan Anies Baswedan Ikut Mendeklarasikan Nasional Demokrat

Sebelum ini, sekitar 5.000 warga Nahdatul Ulama (NU) atau Nahdliyin se-Kota Bekasi, menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Istigosah Kubro di Masjid Nurul Islam Islamic Center Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatab, Kota Bekasi, pada Minggu (2/12/2018).

Ketua Panitia Maulid, ustaz Ayi Nurdin mengungkapkan, acara ini merupakan program rutin PCNU Kota Bekasi yang dilaksanakan pada saat memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW, setiap tahunnya.

"Acara ini bukan tandingan reuni akbar 212, tapi memang pas kebetulan saja berbarengan. Ini kita sudah dari jauh hari direncanakan. Rencana sekitar 5 ribu NU se-Kota Bekasi hadir," katanya.

Menurut Ayi, acara ini sebagai simbol semangat warga NU dalam rangka meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW.

"Perilaku Nabi ini menjadi suri tauladan kita sebagai umat islam. Acara ini kita menunjukkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW," ucapnya.

Terungkap Rocky Gerung Dicekal Ungkap Fakta Radikalisme, Ini Dia Definisi Nama Wiranto dan Prabowo

Sementara,  koordinator acara, Alit Jamaludin menambahkan acara Maulid nanti tidak ada kaitannya dengan unsur politik.

"Agenda Maulid ini rangakaian kegiatan yang selalu diagendakan. Tidak ada muatan politik atau tidak ada bermaksud menandingi Reuni 212 di Monas. Tujuan kegiatan ini untuk mendoakan segala kebaikan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ungkapnya.

Diketahui, bertindak sebagai penceramah adalah Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar dan Pengasuh Pondok Pesantren Fatimiyah sekaligus Rais Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Jatisampurna, KH Mulyadi Effendi.

Penjualan Mobil Bekas Chevrolet Turun Drastis Sampai 50 Persen Dampak Chevrolet Pamit dari Indonesia

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved