Tak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK, Antasari Azhar: Tujuan Mereka yang Mengerjai Saya Tercapai

PIHAK Istana memastikan calon anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersih dari tindak pidana umum maupun korupsi.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Henry Lopulalan
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar saat diskusi di Kantor Staf Presiden, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019). Diskusi itu membahas Pelayanan rakyat bebas korupsi. 

"Dipilih pansel atau ditunjuk Presiden, yang penting orangnya the right man at the right place," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Novel Baswedan Dituding Rekayasa, Pegawai KPK: Kalau Benar Pasti Langsung Ditangkap di Hari Pertama

Menurut Antasari Azhar, untuk menjadi Dewan Pengawas KPK harus memiliki kualifikasi tertentu.

Salah satunya, mengerti teknis hukum. Sehingga, kata dia, Dewan Pengawas KPK tidak diajari oleh komisioner KPK.

"Iya, harus punya integritas dan ngerti teknis hukum, jangan diajari sama yang diawasi. Misalnya soal barang bukti dan lain-lain," ucapnya.

Kader PDIP Polisikan Novel Baswedan, Hasto Kristiyanto Tegaskan Bukan Instruksi Partai

Oleh karena itu, menurutnya tidak masalah Dewan Pengawas ditunjuk langsung oleh Presiden. Asalkan, orang yang ditunjuk tersebut memenuhi syarat.

"Sama saja, yang penting orangnya, mau di pansel kalau orangnya amburadul ya amburadul. Kalau ditunjuk lebih bagus apa salahnya? Jadi tergantung orangnya," papapr Antasari Azhar.

Soal kabar dirinya akan menjadi Dewan Pengawas KPK, Antasari Azhar menyebutnya sebagai kabar palsu alias hoaks.

Peluk Mesra Surya Paloh kepada Presiden PKS Jadi Gurauan Jokowi, PDIP: Gocekan Khas, Bukan Sindiran

"Hoaks itu, hoaks," ujar Antasari Azhar.

Antasari Azhar mengaku sulit bila dirinya menjadi Dewan Pengawas KPK. Selain banyak resistensi, ia pernah tersangkut masalah hukum.

"Kan saya sudah bilang tadi, ada satu pasal yang saya tidak bisa, pernah menjalani pidana penjara dengan ancaman lebih dari lima tahun," bebernya.

Jokowi Sindir Pelukan Mesra Surya Paloh kepada Presiden PKS, Pengamat Nilai Presiden Tak Nyaman

Menurut Antasari Azhar, sudah menjadi nasibnya sulit menduduki posisi tertentu setelah keluar dari penjara.

Hal itu menurutnya akibat ulah orang-orang yang 'mengerjainya' dulu.

"Tujuan mereka tercapai mengerjai saya dulu, akhirnya saya jadi susah," cetusnya.

Kader PDIP Polisikan Novel Baswedan, Tuding Kasus Penyiraman Air Keras Rekayasa, Ia Curigai Hal Ini

Menurut Antasari Azhar, dalam pasal 37D UU 19/2019 tentang KPK, syarat menjadi Dewan Pengawas tidak pernah dipenjara yang ancaman hukumannya 5 tahun lebih.

Pada 2009, Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara atas pembunuhan bos PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnain.

Pada 10 November 2016, Antasari bebas bersyarat setelah melewati dua pertiga masa pidana. (Theresia Felisiani/Seno Tri Sulistiyono/Ilham Rian Pratama/Taufik Ismail)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved