Kesehatan Mental

Mencintai Diri Sendiri Terlalu Berlebihan Bisa Bikin Depresi dan Sakit

“Kalau mencintai diri sendiri (berlebihan) kita akan rusak karena obsesi pada diri kita sendiri bukan keluar," kata Felicia Maukar.

Vivre Libre
Ilustrasi orang berkaca lama dan mengagumi diri sendiri sebagai tanda mencintai diri sendiri secara berlebihan. 

Segala hal yang berlebihan dianggap tidak baik. Termasuk ketika Anda mencintai diri sendiri berlebihan justru mendatangkan kerugian..

Mencintai diri sendiri berlebihan, artinya hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli orang lain dapat menyebabkan depresi.

Hal itu diungkapkan oleh psikologi Felicia Maukar. 

Menurut Felicia Maukar yang juga Co-founder of Soul Dewi,  obsesi terlalu berlebihan pada diri sendiri jika obsesi tidak terealisasi.

“Kalau mencintai diri sendiri (berlebihan) kita akan rusak karena obsesi pada diri kita sendiri bukan keluar," kata Felicia Maukar, di Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019).

"Karena dia lebih memikirkan perasaan dia sendiri dibandingkan orang lain, jadi orangnya akan mudah depresi,” ucapnya lagi.

Hati-hati, Sering Lupa Tanda Anda Sedang Stres, Ini 4 Cara Mengendalikan Stres

Felicia Maukar menambahkan,  jika mengalami depresi maka akan menimbulkan berbagai penyakit.

Bukan melulu penyakit fisik yang ditimbulkan akibat depresi, melainkan mengganggu kesehatan mental.

“Kalau orang depresi jadi penyakit. Lama-lama orang yang terlalu cinta sama diri sendiri berlebihan yang akhirnya dia akan sakit,” ucapnya.

Meski begitu, mencintai diri sendiri juga penting, tetapi tetap terbuka dengan orang lain dan dunia luar.

Alasannya, manusia sebagai makhluk sosia juga membutuhkan orang lain.

“Memang kita harus cinta diri kita lebih dulu, lalu kita cinta sama orang lain, akhirnya orang juga akan cinta dengan kita. Kita kan juga butuh orang lain buat diri kita," kata Felicia Maukar.

5 Taman Paling Pas untuk Liburan Seru di Kota Depok, Udara Segar Berlimpah dan Taman Bermain

Sebelumnya, Felicia Maukar menjelaskan bahwa tubuh memberika tanda saat mengalami stres.

Mungkin Anda bisa menyangkal kepada orang lain bahwa Anda sedang stres.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved