Pemerintahan Jokowi

Ini Alasan Menteri Agama Fachrul Razi Lempar Isu Larangan Pakai Cadar dan Celana Cingkrang

Fachrul Razi menjelaskan pernyataan kontroversialnya soal usulan pelarangan penggunaan cadar dan celana cingkrang di lingkungan pemerintahan.

Ini Alasan Menteri Agama Fachrul Razi Lempar Isu Larangan Pakai Cadar dan Celana Cingkrang
TRIBUNNEWS/FAHDI FAHLEVI
Menteri Agama Fachrul Razi di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019). 

MENTERI Agama Fachrul Razi menjelaskan pernyataan kontroversialnya soal usulan pelarangan penggunaan cadar dan celana cingkrang di lingkungan pemerintahan.

Manurut Fachrul Razi, penyataan itu sengaja ia lontarkan dan menjadi polemik di masyarakat, karena ingin menggaungkan peraturan itu sebelum benar-benar menjadi aturan tetap.

Sebab, wacana tersebut dilontarkan karena PNS memang memiliki aturan berpakaian.

Kepala Bapenda Kota Bekasi Mengaku Keluarkan Surat Tugas Buat Juru Parkir, Bukan Ormas

Hal itu disampaikan Fachrul Razi Razi saat menggelar pertemuan dengan pimpinan Komisi VIII DPR di The Sultan Hotel, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

"Semua PNS kembali kepada aturan menggunakan sesuai dengan aturan PNS misalnya."

"Teman-teman langsung bisa membaca, oh gaungnya sebelumnya sudah digaungkan."

Jokowi Mulai Seleksi Lima Anggota Dewan Pengawas KPK, Minta Pendapat Akademisi Hingga Kelompok Agama

"Mungkin juga berkaitan dengan celana gantung atau kaitan dengan niqab apa cadar dan sebagainya."

"Sehingga gaungnya sudah duluan kita buat, sehingga pada saat muncul aturan mudah-mudahan orang tak berkejut lagi," jelasnya.

Fachrul Razi menuturkan, pihaknya telah melakukan kajian-kajian bersama para ahli bahwa penggunaan cadar tidak berkaitan langsung dengan ketakwaan seseorang.

Ahok-Antasari Azhar Diisukan Jadi Dewan Pengawas KPK, Pengamat: Harus Orang yang Tak Pernah Berkasus

Ia lantas memberikan contoh soal aturan membuka helm saat hendak memasuki kawasan tertentu.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved