Pendidikan

Siswa Ungkap Perasaan Segan dengan Warga Setiap Ikut Upacara Bendera karena Kerap Memicu Kemacetan

Mereka harus keluar sekolah terlebih dulu agar bisa mencapai lapangan sekolah yang jaraknya hampir 200 meter.

Penulis: Desy Selviany |
Warta Kota/Desy Selviany
Lapangan SMK 35 Jakarta terpisah dengan sekolah berjarak 200 meter, yang memicu kemacetan. 

Syaratnya kata Badariah, guru-guru harus mengawal betul para siswa agar tidak membuat keonaran di gedung tersebut.

Pengakuan Badariah, petugas keamanan di gedungnya suka kewalahan menghadapi para siswa yang bandel.

Dulu kata Badariah, oknum siswa kerap membuat keonaran di gedung tersebut.

"Pernah mobil perserta pelatihan dilecetkan dengan sengaja, akibatnya mereka menuntut kepada kami," kata Badariah.

Bukan hanya itu, para siswa juga kerap menjadikan bangunan yang luas itu sebagai lokasi merokok dan membolos.

"Ini bangunan luas, kadang mereka cari tempat-tempat sepi disini untuk merokok, puntung rokok dimana-mana," kata Badariah.

Pantauan Wartakotalive.com beberapa bangunan belakang P2KGK terlihat menjadi lokasi vandalisme siswa.

"Itu sih masih mending, karena yang ditembok sudah dicat ulang," kata petugas keamanan P2KGK Karim.

Fakhri Husaini Tak Menyangka Penyakit yang Diidap Alfin Lestaluhu Jadi Teguran ke Manajemen Timnas

Hal itulah kata Badariah yang menjadi penyebab utama ditutupnya pagar penghubung antara SMK 35 Jakarta dan Gedung P2KGK.

Semenjak pagar itu ditutup, para siswa harus berjalan keluar sekolah untuk menuju lapangan.

Kata Badariah, pihaknya sudah mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak Sekolah.

"Iya jadi kami sepakat mau membobol tembok di dekat Pos Satpam itu, tapi syaratnya para guru dan keamanan sekolah mengawasi betul para siswa agar tidak terulang kejadian tidak menyenangkan seperti dulu-dulu," kata Badariah.

Pasien Kelas I BPJS Langsung Niat Berhenti karena Jika Iuran Naik 100 Persen Harus Bayar Rp 800 Ribu

Sebelumnya, diberitakan Kompas.com sebelumnya Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Nasdem Abdul Aziz Muslim menyoroti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 35 yang berada di Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat.

Dalam rapat Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 di ruang rapat komisi E Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (31/10/2019), Abdul berujar bahwa beberapa tahun belakangan, sebagian gedung SMK tersebut ditutup tembok pembatas dan dijadikan Pusat Pengembangan Kompetensi Guru dan Kejuruan (P2KGK).

"Ketika adik-adik saya mau upacara, mereka harus keluar jalan kaki menuju lapangan di lokasi itu," kata Abdul kepada Kompas.com, Kamis (31/10/2019).

Terungkap Tidak Terpilihnya Yusril dan Fahri Hamzah Ungkap Parpol Dekati Presiden dengan Memecatnya

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved