Hasil Riset: 44 Persen Returnees Siap Turun Gaji Demi Kembali Kerja di Tanah Air
Sebanyak 44% returnees siap jika harus mengalami penurunan sekitar 5 -15% dari gaji pokok yang diterima saat bekerja di luar negeri.
Serta, menggali berbagai kesempatan yang tersedia bagi warga Indonesia yang saat ini masih di luar negeri, namun berencana kembali dan membangun karier di Indonesia.
Melalui riset yang dilaksanakan pada Juli 2019, ditemukan sebanyak 44% returnees siap jika harus mengalami penurunan sekitar 5 -15% dari gaji pokok yang diterima saat bekerja di luar negeri.
Namun, mempertimbangkan pengalaman sekolah dan bekerja di luar negeri, mereka masih mengharapkan gaji tetap 25% lebih tinggi dari pekerja Indonesia yang tidak memiliki pengalaman sekolah atau bekerja di luar negeri.
• Rencana Larangan Cadar di Instansi Pemerintah, PKS: Itu Ruang Privat, Jangan Diintervensi Negara
Pertimbangan untuk memperoleh gaji yang lebih tinggi berdasarkan kemampuan mereka untuk mengoptimalkan dan memperbaiki pola kerja di mana mereka diterima (39%).
Serta, kemampuan untuk memberikan rekomendasi untuk berbagai inovasi dan gagasan-gagasan baru (24%).
56% dari mereka, berbekal pengalaman sekolah dan bekerja di luar negeri, bersedia menyuarakan pendapat atau ide setiap kali kesempatan muncul, tanpa perlu menunggu sesi penilaian (appraisal) terlebih dahulu.
• Wakil Ketua Komisi A DPRD Semprot Kader PSI yang Bocorkan Dokumen KUA-PPAS DKI: Jaga Tata Krama!
“Tentu saja ini indikasi yang baik, karena sebagian besar perusahaan di Indonesia mencari kualitas dan sikap seperti itu."
"Saat mereka tengah dalam proses merekrut pekerja Indonesia yang berasal dari luar negeri (returnees),” tambah Monico Lim, Associate Director Michael Page Indonesia.
“Itu sebabnya kami memutuskan melakukan riset ini, yaitu untuk mengetahui dan mempelajari aspirasi mereka."
• Menteri Agama Bakal Larang Pemakaian Cadar di Instansi Pemerintah, PKB: Sebaiknya Saling Menghargai
"Serta, apa yang menjadi alasan mereka saat memutuskan kembali ke Tanah Air dan berkarier di sini.”
“Tiga sektor utama yang menarik bagi mereka yang kembali ke Indonesia adalah Teknologi, Consumer Goods, dan Sektor Keuangan."
"Satu hal yang selalu penting dilakukan oleh mereka saat kembali ke sini, adalah mempelajari dan membiasakan diri dengan budaya lokal di Indonesia."
• KISAH Menteri Agama Marahi Pejabat BUMN karena Tak Hormati Lagu Indonesia Raya, Dianggap Sakit
"Yang barangkali sempat absen dari kehidupan mereka,” papar Monico Lim.
Memahami budaya dan bagaimana kondisi serta lingkungan kerja di Indonesia sangat penting, karena hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para returnees.
Terutama, bagi mereka yang telah tinggal di luar negeri minimal selama tujuh tahun, yang mewakili 20% dari responden yang diteliti.
• Bakal Dilarang di Instansi Pemerintah, Menteri Agama Bilang Cadar Tidak Diatur di Alquran dan Hadis