Rabu, 8 April 2026

Berlaku 2 November 2019, Ini Tarif Anyar Tol Tangerang-Merak

Tarif Tol Jakarta-Tangerang akan disesuaikan mulai 2 November 2019. Tarif baru ini ada yang naik dan ada yang turun.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Tarif Tol Jakarta-Tangerang akan disesuaikan mulai 2 November 2019.

Untuk kendaraan golongan kecil dan kendaraan pribadi mengalami kenaikan, sementara kendaraan golongan besar justru turun.

Melansir informasi dari Instagram @official.jasamarga, penyesuaian tarif ini berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 874/KPTS/M/2019 tertanggal 20 September 2019.

Ekonomi Dunia Melemah, Ini Penjelasan BEI dan OJK soal Proyeksi Pertumbunan Pasar Modal Tahun Depan

Adapun besaran tarif untuk kendaraan Golongan I atau kendaraan pribadi naik dari Rp 7.000 menjadi Rp 7.500.

Sedangkan kendaraan Golongan II naik dari Rp 9.500 menjadi Rp 11.500. Sementara untuk kendaraan Golongan III turun dari semula Rp 12.000 menjadi Rp 11.500.

Demikian halnya untuk kendaraan Golongan IV dan V yang juga mengalami penurunan dari masing-masing Rp 16.000 dan Rp 20.000 menjadi Rp 15.000.

Negara Tetangga Cemburu dengan Pasar Modal Indonesia, Berikut Penjelasan OJK

Dibangun

Sementara itu, dua rest area atau tempat istirahat akan dibangun di ruas Tol Pemalang-Batang.

Rencananya, rest area yang dibangun berupa tipe A atau dilengkapi dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Memang belum ada. Nanti di jalur A (arah ke Semarang) ada satu, jalur B (arah ke Jakarta) ada," kata Presiden Direktur PT Pemalang Batang Toll Road, Supriyono, kepada Kompas.com.

Saat ini, satu rest area masih dalam tahap penyusunan desain bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Waspada 6 Penyakit Ini Jika Terlalu Banyak Makan Garam

Sedangkan yang satu lagi dalam tahap pengajuan titik lokasi ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Adapun untuk titik lokasi, kemungkinan untuk jalur A berada di KM 340 sementara jalur B berada di KM 319.

"Kami targetkan lebaran (2020) bisa fungsional," kata Supriyono.

Sementara itu dalam pembangunannya, Supriyono mengatakan, perseroan tidak merogoh kocek khusus.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved