Bekasi

Lagi, Truk Terguling di Bekasi, Kali Ini di Jalan Ahmad Yani Saat Putar Balik

Peristiwa truk terguling tak ada hentinya-hentinya terjadi di kawasan Bekasi dalam waktu beberapa hari ini.

Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Truk kontainer terguling di putaran Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi atau tepatnya di bawah jalan layang menuju ke arah Simpang Pekayon, Bekasi Selatan, Rabu (23/10/2019) pagi. 

Dan di Tol Jakarta-Cikampek Km 14 truk bermuatan besi 60 ton terbalik miring disebabkan sopir mengantuk dan overload.

 Terungkap, Bupati Minahasa Selatan Datang ke Istana Atas Usulan Ketua Umum Golkar

Atas deretan kejadian itu, Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing meminta agar para perusahaan logistik maupun pemilik truk untuk mematahui aturan dan rambu lalu lintas yang ada..

Kemudian, Erna meminta agar selalu memeriksa kondisi kendaraanya sebelum digunakan.

"Ini kan rata-rata penyebabnya karena kelalaian. Ini harus jadi perhatian, periksa rem jangan sampai terjadi rem blong. Jika mengantuk atau lelah jangan paksakan untuk jalan," ungkap Erna.

Erna menyebut tidak ada korban jiwa dari empat kejadian kecelakaan truk itu. Hanya mengalami luka ringan.

"Luka ringan saja lecet, dan sudah dievakuasi dan diobati. Semua kecelakaan itu tunggal, hanya di Narogong yang terlibat dua kendaraan truk," kata dia.

 TERUNGKAP, Pemilik Mobil Nissan Terra B 1 RI Dikenal Tetangga Seorang Pejabat

Untuk di kejadian kecelakaan truk di Jalan Tol, lanjut Erna, pihaknya telah bekerjasama dengan Jasa Marga maupun PJR untuk melakukan razia.

"Kami kan seringkali razia di pintu masuk tol. Truk overload yang terguling itu kan dari arah Cikampek mau ke Jakarta. Tapi akan akan perketat lagi pengawasannya," jelas Erna.

Sementara Humas Jasa Marga Cabang Tol Jakarta Cikampek, Hendra Damanik mengatakan bahwa Jasa Marga telah rutin melakukan operasi truk over dimensi over load (ODOL) atau kendaraan kendaraan yang melebihi muatan.

Operasi ini dilakukan bersama dengan Kepolisian, Polisi Militer, dan Dinas Perhubungan.

 Terungkap, Rumah Mantan Danjen Kopassus Soenarko untuk Rancang Demo Rusuh 24 September 2019

"Jadi kita rutin dalam operasi itu, kita yang paling konsisten melakukan operasi itu. Dalam satu bulan pasti kita rutin melakukan 2 minggu 1 periodenya itu 3 hari berarti bisa 6 hari dalam 1 bulan," kata Hendra.

Truk yang kedapatan overload atau diluar batas ketentuan akan ditindak dengan cara meminggirkan kendaraan hingga penilangan.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved